Selasa, 19 Oktober 2021

Viral Kasad Kenalkan Baju Khusus Babinsa Anti Sajam

13 April 2021
Kasad Jenderal Andika Perkasa mengenalkan baju anti sajam (Screenshoot youtube)

Jangkauan-Jakarta. Bintara Pembina Desa atau lebih dikenal dengan Babinsa merupakan garda terdepan TNI AD dalam melaksanakan kegiatan teritorial di wilayah desa/ kelurahan yang setiap hari harus berinteraksi dan bersosialisasi dengan warga masyarakat.

Dalam melaksanakan tugasnya tersebut, terkadang Babinsa harus menghadapi persoalan-persoalan yang membawanya pada situasi pelik dimana keamanan pribadinya terancam.

Kasus Serda Baso Hadang, Babinsa Koramil 1413-16/Kodim 1413 Buton, Sulawesi Tenggara adalah salah satu contoh kecil. Babinsa yang dikenal akrab dengan warga ini akhirnya meregang nyawa karena luka tikaman dan bacokan dari seorang warga yang sedang mabuk, Jumat (15/5/2020).

Almarhum dibacok pelaku gegara berniat melerai penganiayaan. Ia mendatangi pelaku untuk menghentikan tindakan penganiayaan yang dilakukan. Namun, pelaku yang dalam keadaan mabuk tidak terima saat diperingatkan oleh korban. Dia menganiaya korban menggunakan senjata tajam hingga tewas.

Belajar dari kasus tersebut dan kasus-kasus sejenis lainnya yang memungkinkan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI  Andika Perkasa, melengkapi Babinsa di seluruh Indonesia dengan pakaian yang didesain khusus sebagai alat bela diri di lapangan.

Pakaian ini akan melindungi Babinsa dari serangan senjata tajam dan tidak mudah robek saat bergesekan dengan benda tajam dan kasar. Sebagai garda terdepan Babinsa harus mendapatkan jaminan keamanan dalam menjalan bertugas di masyarakat.

Rencana pemberian kelengkapan baru berupa baju anti senjata tajam oleh Kasad ini diketahui melalui unggahan video pendek yang viral di medsos. Salah satunya dari akun instagram @infokomando yang diunggah Senin, 12 Apil 2021.

Dalam postingan tersebut  terlihat Kasad Jenderal TNI  Andika Perkasa sedang memberikan penjelasan kepada Babinsa dalam penggunaan baju anti sajam tersebut.

Selanjutnya dipraktekkan bagaimana keampuhan dan kekebalan dari baju  tersebut. Seorang angota Babinsa yang selesai memakai baju anti sajam dengan tudung kepala tersebut, tiba-tiba “diserang” temannya dengan senjata tajam.

Dengan senjata tajam berupa pisau kecil, sang teman pertama kali menggoresi baju Babinsa di bagian punggung berulangkali selanjutnya beralih ke kepala yang juga terlindung dengan tudung kepala. Selanjutnya goresan dilanjutkan ke bagian dada dan tangan kanan dan kiri.

Alhasil anggotan Babinsa tersebut tidak mengalami luka apapun, hanya lapisan baju luar yang terlihat sobek-sobek, sedangkan lapisan dalam aman.

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments