Rabu, 1 Februari 2023

TNI-Polri dan KKB Kembali Kontak Tembak di Ilaga

7 May 2021
Satgas Nemangkawi terus mengejar dan memburu KKB (Foto : Humas Polda Papua)

Jangkauan-Puncak. Setelah beberapa hari suasana Papua mulai tenang dan kondusif, kontak tembak kembali terjadi antara TNI-Polri dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (6/5/2021).

Kontak tembak berawal dari KKB yang melakukan penembakan ke arah aparat. Kasatgas Humas Nemangkawi Kombespol M Iqbal Al Qudusy mengungkapkan KKB yang berbuat ulah itu merupakan KKB wilayah Pegunungan Illaga, Papua, yang kini tengah diburu.

“Bahwa benar pada hari Kamis, 6 Mei 2021, pukul 19.07 WIT, telah terjadi Kontak tembak antara TNI-Polri dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kampung Kimak Distrik ilaga kabupaten Puncak” ungkap Iqbal dalam keterangan tertulis, Kamis (6/5/2021) seperti dilansir dari detik.com.

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/3-lembaga-adat-papua-sepakat-jadikan-kkb-teroris/

https://www.jangkauan.com/negara-tidak-akan-kalah-9-anggota-kkb-tertembak/

Akibat kontak tembak itu, sebagian warga pun kemudian mengamankan diri ke kantor Bupati Puncak. Iqbal mengungkapkan warga mengamankan diri lantaran takut akan kelompok teroris KKB yang melakukan serangan ke posko aparat.

“Saat ini TNI-Polri sedang melakukan Pengejaran dan meningkatkan Keamanan di sekitar Kota Ilaga,” kata dia.

Sementara itu, Kapolres Puncak I Nyoman Punia mengatakan sekitar pukul 19.00 WIT terdengar suara tembakan dari arah kampung Kimak. Kampung tersebut, kata dia, berjarak sekitar 300 meter dari Mapolres Puncak.

“Benar ada suara tembakan dari arah kampung Kimak, ya jaraknya kurang lebih 300 meter lah, tembakan mengarah ke Mapolres,” Kata I Nyoman saat dimintai konfirmasi detikcom.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/resmi-pemerintah-tetapkan-kkb-papua-sebagai-teroris/

https://www.jangkauan.com/satgas-nemangkawi-tangkap-pemilik-akun-propaganda-kkb/

I Nyoman menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Tidak ada korban jiwa, karena kejadian malam dan gelap kami tidak melakukan pengejaran, kami standby saja,” kata I Nyoman.

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menetapkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sebagai daftar terduga teroris dan organisasi teroris (DTTOT).

“Pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan kekerasan massif dikategorikan sebagai teroris,” ujar Mahfud dalam jumpa persnya, Kamis (29/4/2021) .

Oleh karena itu, pemerintah meminta TNI dan Polri untuk menindak KKB Papua yang semakin meresahkan. Pemerintah sudah meminta kepada Polri TNI, BIN, dan aparat terkait segera melakukan tindakan secara cepat, tegas dan terukur.

Pemerintah resmi mengkategorikan KKB sebagai teroris. Pertimbangannya, segala tindakan yang dilakukan KKB selama ini adalah tindakan teroris. Merujuk UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, KKB dinilai patut masuk dalam kategori teroris karena dianggap mengancam, menggerakkan, dan mengorganisasi kekerasan atau ancaman kekerasan hingga menimbulkan suasana teror atau rasa takut.

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/3-kali-tertipu-latihan-denjaka-part-1/

https://www.jangkauan.com/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-minus-074-persen-di-kuartal-i-2021/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments