Rabu, 19 Januari 2022

TNI AD Miliki Smart Tahanan Militer Berbasis ICT

21 April 2021
Ruangan Smart Instalasi Tahanan Militer TNI AD yang berbasis ICT (Foto : DIspenad)

Jangkauan-Jakarta. Bila anda sering nonton film, masih ingat tayangan beberapa film Hollywood yang menayangkan kehidupan Napi di rumah tahanan pintar dengan tingkat keamanan tinggi? Indonesia sekarang memiliki itu. Memang tidak sekelas ADX Florence atau sehebat Alcatras, namun Tahanan khusus untuk membina prajurit yang bermasalah yang kini dimiliki TNI AD ini memiliki fitur dan desain menarik serta berbasis Information Communication Technology (ICT).

Adalah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa yang meresmikan Smart Instalasi Tahanan Militer berteknologi Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan pertama dalam sejarah TNI AD. Bersama dengan sejumlah pejabat di jajaran TNI AD, Andika meresmikan Smart Instalasi Tahanan Militer yang berlokasi di Markas Pomdam Jaya Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Andika menjelaskan program perdana tersebut sengaja ditempatkan di Markas Pomdam Jaya karena Jakarta merupakan tolok ukur bagi daerah-daerah lain di Indonesia. Selain itu, kata dia, Jakarta merupakan tempat tugas personel TNI AD dengan jumlah terbanyak.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/menkes-bpom-kasad-tandatangani-mou-penelitian-vaksin-nusantara/

” Karena smart instalasi tahanan militer ini program perdana dan Jakarta sebagai barometer dan dari segi jumlah personel pun paling banyak, oleh karena itu kami tempatkan di polisi militer Kodam Jaya. Jadi saya titip kepada seluruh pejabat di polisi militer Kodam Jaya untuk benar-benar memanfaatkan kelebihan dari instalasi Tahanan Militer,” kata Andika usai peresmian.

Andika mengatakan instalasi tahanan militer sudah sepatutnya dibuat manusiawi, aman, dan didesain sedemikian rupa untuk mencegah terjadinya vandalisme, perundungan, ataupun potensi tahanan untuk mencederai diri sendiri.

“Sekarang semuanya sudah bagus dan tadi sangat aman karena semua yang berada di dalam memang di desain sedemikian rupa sehingga tidak mungkin ada vandalisme, bullying, maupun yang bisa mencederai diri sendiri,” kata Andika.

Andika menjelaskan biaya pembangunan instalasi tahanan militer tersebut mencapai Rp 100 miliar. Bangunan instalasi tahanan militer tersebut, kata dia, seluas sekitar 1500 meter persegi di dalam Markas Pomdam Jaya. Instalasi tahanan militer ini  mampu menampung 83 orang.

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/viral-kasad-kenalkan-baju-khusus-babinsa-anti-sajam/

Artificial Intelligence yang ditanamkan dalam sistem instalasi tahanan militer tersebut memungkinkan petugas menganalisa setiap gerak gerik para tahanan di dalamnya.

“Karena segala bentuk gerakan itu ada analisisnya dan analisisnya dilakukan langsung oleh artificial intelligence. Jadi sudah automatis,” kata Andika.

Pintu utama instalasi tahanan militer tersebut sudah dilapisi dengan sistem keamanan berlapis yang dilengkapi dengan sistem inspeksi kolong kendaraan.  Fasilitas intalasi tahanan militer berbasis Information Communication Technology (ICT).  Artificial Intelligence yang ditanamkan dalam sistem instalasi tahanan militer tersebut memungkinkan petugas menganalisa setiap gerak gerik para tahanan di dalamnya.

“Karena segala bentuk gerakan itu ada analisisnya dan analisisnya dilakukan langsung oleh artificial intelligence. Jadi sudah automatis,” kata Andika.

Alat pemindai x-ray dan detector logam ditempatkan di pintu pengunjung untuk mempersempit celah penyelundupan barang ke dalam ruang tahanan. Kamera CCTV juga ditempatkan di setiap sudut ruangan untuk memantau setiap kegiatan. Kamera CCTV tersebut juga berbasis kecerdasan buatan yang dapat mengirimkan sinyal apabila ada kegiatan tak wajar.

Tahanan di instalasi militer tersebut dikenakan gelang pengenal yang juga berfungsi untuk memantau gerakan para warga binaan. Seluruh aktifitas pengawasan dan pengamanan terintegrasi dalam satu ruang komando. Instalasi tahanan militer itu juga dilengkapi layanan kunjungan yang canggih di antaranya fasilitas kunjungan online.

Lihat juga :

https://www.jangkauan.com/didampingi-kasad-aprilia-ikuti-sidang-perubahan-status-gender/

https://www.jangkauan.com/kkb-papua-kian-mengganas-tni-kirim-tambahan-450-raiders/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments