Rabu, 1 Februari 2023

Tips Sehat Tetap Kuat Berpuasa di Masa Pandemi

1 May 2021
Ilustrasi sebuah keluarga saat buka puasa bersama (Foto: istimewa)

Jangkauan-Keluarga. Puasa sudah berlangsung beberapa hari. Meskipun masih dalam situasi pandemi Puasa tahun ini sedikit berbeda dengan pelaksanaan puasa sebelumnya. Bila sebelumnya, masih banyak terjadi kekhawatiran diiringi juga pengetatan dari pemerintah sehingga mobilitas dan aktifitas masyarakat agak berkurang, di tahun ini, kegiatan ibadah puasa hampir tidak jauh beda dengan pelaksanaan ibadah sebelum pandemi.

Seperti biasa, menjelang satu atau dua jam sebelum buka, kemacetan akan terjadi di sejumlah ruas-ruas jalan yang dipadati oleh pengendara yang ingin segera pulang ke rumah masing-masing agar bisa berbuka puasa bersama dengan keluarga. Suasana semakin ramai dengan munculnya pedagang takjil musiman yang menjajakan dagangannya di pinggir jalan.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/indahnya-berbuka-puasa-bersama-keluarga/

Kini memasuki minggu ketiga ibadah puasa, tantangan bagi yang menjalankan ibadah puasa ini tetaplah ada terutama dalam mempertahankan kebugaran dan kesehatan. Berikut adalah sejumlah tips sehat agar tetap kuat berpuasa selama pandemi yang dilansir dari cnnindonesia.

1. Perhatikan Nutrisi Sahur dan Buka

Sama seperti puasa di tahun sebelumnya, nutrisi sahur dan buka puasa harus diperhatikan. Ketika puasa, tubuh harus mendapat nutrisi yang cukup agar tetap terjaga kesehatannya.

Poin terpenting terkait nutrisi ini adalah dengan memastikan kebutuhan zat gizi harian terpenuhi saat sahur dan berbuka puasa. Rata-rata setengah dari kebutuhan energi berasal dari karbohidrat, 30 persen dari lemak, dan 15 persen dari protein.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/anda-masuk-keluarga-sehat-kenali-12-indikator-ini/

Memilih jenis lemak yang baik dan mengurangi gorengan akan membuat tubuh lebih bugar. Pastikan sumber karbohidrat berasal dari bahan karbohidrat kompleks dan sedapat mungkin hindari karbohidrat sederhana, seperti gula dan sirup. Tak cuma saat sahur, asupan saat buka puasa juga tak kalah penting. Tetap sahur dengan makanan yang bergizi dan mengakhirkan sahur.

2. Tetap Beraktivitas

Selama berpuasa, tetaplah melakukan aktivitas yang biasa dilakukan, Hanya saja kurangi aktivitas yang dirasa menguras tenaga. Puasa bukan berarti Anda tak beraktivitas sama sekali alias benar-benar jadi kaum rebahan. Saat berpuasa Anda juga masih bisa beraktivitas seperti biasa, misalnya olahraga, bekerja, mengerjakan berbagai pekerjaan rumah, atau aktivitas lainnya.

3. Jaga Protokol kesehatan

Di masa pandemi seperti saat ini, tugas Anda bertambah untuk menjaga kesehatan diri selama puasa. Meskipun puasa atau saat merasa tubuh lemas saat puasa, Anda tetap harus waspada untuk menjalankan protokol kesehatan. Satu hal yang harus dijaga adalah protokol kesehatan saat merencanakan buka puasa bersama. “Tetap jaga protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, cuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.”

4. Tetap Berolahraga

Bulan Ramadan seringkali dijadikan alasan untuk tak berolahraga. Sekilas terlihat masuk akal, karena olahraga membutuhkan tenaga ekstra dan berpotensi membuat Anda lebih cepat haus.

Tapi sebenarnya, jangan jadikan hal tersebut alasan Anda enggan berolahraga. Sejumlah pakar kesehatan mengatakan bulan puasa adalah momen paling tepat untuk meningkatkan aktivitas fisik sehari-hari.

Dalam menjalankan ibadah puasa, olahraga sebaiknya tidak diabaikan. Menurut dokter Alia Basalamah dari Fitness First, waktu terbaik untuk berolahraga adalah 30-60 menit sebelum buka puasa dan 60 menit setelah buka puasa, untuk membantu mempermudah rehidrasi.

Sejumlah pakar kesehatan mengatakan bulan puasa adalah momen paling tepat untuk meningkatkan aktivitas fisik sehari-hari. Tak hanya itu, pakar kesehatan pun mengatakan selain menyehatkan Anda juga bisa menurunkan berat badan. Namun, hal ini dapat terwujud jika menjalani olahraga secara rutin dan konsisten, diimbangi konsumsi makan makanan bergizi saat berbuka dan sahur.

Bagi yang suka berolahraga, bisa mulai mengganti jam olahraganya mendekati buka puasa, tentunya dengan intensitas yang disesuaikan, tidak boleh dipaksakan.

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/kebersamaan-kunci-sederhana-keluarga-bahagia/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments