Sabtu, 27 November 2021

Terduga Teroris Condet-Bekasi Siapkan Bom Berdaya Ledak Tinggi

3 April 2021
Barang bukti terduga teroris yang diamankan di Condet dan Bekasi. Foto : SINDOnews/ Antara)

Jangkauan-Jakarta. Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Muhammad Fadil Imran mengatakan lima kaleng bom TATP atau triacetone triperoxide yang ditemukan di Bengkel Sinergy Motor, Jalan Raya Cikarang, Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memiliki daya ledak besar.

Kepolisan Daerah Metro Jaya menangkap empat terduga teroris di Jalan Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur dan Jalan Raya Cikarang, Bekasi, Jawa Barat pada Senin, 29 Maret 2021. Keempatnya adalah HH, BS, ZA, dan AJ.

“Setelah mencampurkan bahan kimia dan menghasilkan bom dengan ledakan besar, mereka mengistilahkannya dengan takjil,” ujar Fadil di kantornya, Jakarta Selatan, Senin, 29 Maret 2021.

Rencana membuat bom ini muncul ketika para pelaku berkumpul di rumah HH yang ada di Condet, Jakarta Timur pada Januari 2021. Pertemuan ini membahas rencana setelah tewasnya 6 laskar FPI di Tol-Jakarta Cikampek pada Desember 2020. “Mereka sudah berencana akan membuat aksi teror,”  kata sebuah sumber, Sabtu, 3 April 2021 seperti dilansir dari tempo.co.

Pertemuan ini sebenarnya untuk membahas rencana setelah enam anggota laskar FPI tewas di tol Jakarta-Cikampek pada Desember 2020.

Dalam pertemuan ini, HH mengusulkan agar mereka mempersenjatai diri. Akhirnya disepakati untuk membuat bom. Mulanya, mereka berencana membuat bom molotov. Namun, dalam perjalanannya mereka memutuskan membuat bom TATP. 

“Bom ini rencanaya digunakan untuk membuat kerusuhan saat ada demo dan untuk menyerang mobil patroli polisi,” kata sumber ini.

Menurut sumber ini, ZA yang bertugas aktif membuat bom. Sebab, kepada para teman-temannya itu, ZA mengaku mampu membuat bom TATP.

Kelompok ini sering bertemu untuk membahas perkembangan membuat bom. Mereka bahkan sempat ke Sukabumi untuk menyampurkan beberapa bahan kimia membuat bom.

Pada pertengahan Februari, kelompok ini sudah membuat lima buah bom TATP siap pakai. Mereka memasukkan campuran bom ke dalam kaleng minuman. HH kemudian memerintahkan ZA menyimpan bom tersebut di bengkelnya yang ada di Sukasari, Bekasi. 

Kapolda Metro Jaya Fadil Imran mengatakan polisi telah meledakkan kelima bom milik teroris Condet dan Bekasi ini. Polisi masih saat ini masih mendalami jaringan kelompok tersebut.    

Baca Juga : https://www.jangkauan.com/kapolri-60-terduga-teroris-diamankan-30-di-makassar/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments