Sabtu, 16 Oktober 2021

Teknologi Internet Kuantum, Lebih Aman Digunakan

21 June 2021
Ilustrasi penggunaan inernet (Foto : Istimewa)

Jangkauan-Tokyo. Perusahaan elektronik teknologi tinggi asal Jepang, Toshiba dilaporkan telah merancang teknologi internet kuantum yang diklaim lebih aman untuk digunakan. Teknologi internet kuantum nantinya memungkinkan terhubung dengan komputer kuantum untuk mengatasi beberapa masalah besar di sektor keamanan internet.

Kini para peneliti di Toshiba telah mendemonstrasikan layanan komunikasi kuantum, yang dikirim melalui serat optik sepanjang 600 kilometer hingga memecahkan rekor. Dikutip dari cnnindonesia, pada komputer konfensional saat ini, informasi dikodekan dalam bit yang direpresentasikan sebagai nol atau satu.

Tetapi dalam komputer kuantum, informasi dikodekan dalam bit kuantum (qubit) yang dapat berubah saat bersamaan. Hal itu secara drastis dinggap dapat memperluas potensi daya komputasi, yang artinya dapat mengatasi masalah di luar cakupan komputer biasa.

Tetapi tantangan dengan komputasi kuantum yakni qubit dianggap sensitif terhadap gangguan dari alam seperti fluktuasi suhu atau getaran yang berisiko mengacak data. Tantangan itu membuatnya sulit untuk mengirimkan informasi kuantum jarak jauh.

Sekarang, para peneliti di Toshiba mempertaruhkan klaim atas rekor jarak untuk komunikasi kuantum melalui serat optik. Kuncinya adalah teknik stabilisasi pita ganda akan dikembangkan, untuk mengirimkan dua sinyal referensi optik bersama dari qubit.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/razer-hadirkan-project-hazel-masker-berteknologi-tinggi/ 

https://www.jangkauan.com/kemhan-pesan-8-kapal-kapal-perang-frigate-dari-fincatieri/

Sinyal referensi pertama mengirimkan panjang gelombang yang dirancang untuk menghilangkan fluktuasi lingkungan, sedangkan yang kedua berfungsi pada panjang gelombang yang sama dengan qubit. Dengan menggunakan teknik pita ganda ini, tim mampu menjaga sinyal kuantum tetap konstan hingga beberapa lusin nanometer.

Para peneliti mengatakan bahwa penggunaan pertama teknologi akan digunakan untuk pemanfaatan enkripsi yang dinamai Quantum Key Distribution (QKD). Teknik enkripsi ini memanfaatkan aturan kuantum di mana tindakan pembobolan tidak akan berguna bagi peretas, lalu sistem akan memberi peringatan pengguna akan upaya tersebut.

“QKD telah digunakan untuk mengamankan jaringan area metropolitan dalam beberapa tahun terakhir,” kata Andrew Shields, Kepala Divisi Teknologi Quantum di Toshiba Eropa, dilansir New Atlas.

Lebih lanjut ia menjelaskan QKD juga dianggap dapat memperluas rentang jaringan kuantum, sehingga memungkinkan untuk menghubungkan kota-kota di seluruh negara dan benua, tanpa menggunakan node perantara.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/24-juni-2021-microsoft-siap-luncurkan-versi-baru-windows/

https://www.jangkauan.com/tank-boat-antasena-produksi-pindad-siap-dioperasikan-tni-ad/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments