Minggu, 28 November 2021

Survei PPI : Elektabilitas PKS dan Demokrat Naik

6 June 2021
Ketum Partai Demokrat dan Presiden PKS di sebuah pertemuan di Jakarta (Foto; partaidemokrat)

Jangkauan-Jakarta. Survei Parameter Politik Indonesia menunjukkan PDIP masih menjadi parpol dengan elektabilitas tertinggi dengan 22,1 persen, Gerindra 11,9 persen, dan Golkar 10,8 persen. Sedangkan Demokrat dan PKS  mengalami kenaikan elektabilitas, masing-masing berada di urutan keempat dan keenam.

Elektabilitas Partai Demokrat berada di peringkat empat dengan 8,4 persen, kemudian, PKS berada di urutan keenam dengan 7,5 persen.

Elektabilitas Partai Demokrat meningkat karena huru-hara yang terjadi di Partai Demokrat. Sementara, PKS mendapatkan insentif elektabilitas akibat pembelaan terhadap kelompok Islam yang dinilai dimarginalkan. 

“Dua partai ini meningkat, tapi agak signifikan dengan dua isu ini,” kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, dalam diskusi hasil survei yang digelar secara daring, Sabtu (5/6/2021) seperti dilansir dari republika, Minggu (6/6/2021).

“Sementara ini PDIP masih memimpin perolehan suara partai politik dengan 22,1 persen, disusul Gerindra 11,9 persen, dan Golkar 10,8 persen,” katanya.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/hasil-survei-ahy-urut-keempat-kandidat-terkuat-capres/

https://www.jangkauan.com/survei-puspoll-elektabilitas-prabowo-lampaui-anies-dan-ganjar/

Dalam surveinya, Adi juga menyoroti soal motif responden memilih partai. Hasilnya sebanyak 22,9 persen memilih partai karena faktor ketokohan.

“Ketika kita survei dari partai-partai, yang ada rata-rata mereka menyebut tokohnya bagus (5,4 persen), ada yang menyebut suka sama Jokowi (4,2 persen), ada yang menyebut suka Prabowo (3,2 persen),” ujarnya.

Setelah faktor ketokohan, faktor lain yang juga menjadi motif responden memilih partai, yaitu faktor citra dan emosional dengan (18,2 persen). Sementara itu, faktor keluarga juga memberi pengaruh sebesar 14,2 persen, faktor sosiologis 9,1 persen, dan faktor rasional 6,0 persen.

“Tentu, ini menjadi PR kita bersama masyarakat kita itu yang dibayangkan itu soal ketokohan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, survei Parameter Politik Indonesia diikuti oleh 1.200 responden dengan metode telepolling menggunakan kuesioner. Margin of error survei sebesar +- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Pengambilan data dilakukan pada 23-28 Mei 2021. 

Baca juga : https://www.jangkauan.com/survei-indikator-politik-inilah-17-tokoh-capres-pilihan-anak-muda-indonesia/

https://www.jangkauan.com/survei-indikator-16-persen-anak-muda-pilih-gerindra-demokrat-53-persen/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments