Minggu, 25 Juli 2021

Survei LSI : Prabowo-Ganjar-Anies Tiga Besar Capres Terkuat

17 June 2021
Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan tiga besar Capres 2024 hasil survei LSI (Foto: SINDOnews)

Jangkauan-Jakarta. Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA kembali mengeluarkan hasil survei terbarunya terkait dengan peta politik pada pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 . Hasilnya, sosok Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto masih menjadi yang teratas dalam survei kali ini.

Peneliti LSI Denny JA Adjie Al Farabi menyampaikan bahwa dalam mengukur elektabilitas Capres di 2024, lembaganya telah menentukan sembilan nama kepada pemilih. Nama-nama tersebut sebagian besar yang diperbincangkan di tengah masyarakat. 

“Dari simulasi 9 nama ini terlihat bahwa per hari ini Capres veteran Pak Prabowo Subianto karena 2 kali jadi Capres, saat ini memiliki elektabilitas yang paling tinggi ya di angka 23,5%,” ujar Adjie dalam paparannya, Kamis (17/6?2021) seperti dilansir dari sindonews.

Di peringkat selanjutnya, terdapat nama Ganjar Pranowo dengan elektabilitas 15,5%, Anies Baswedan 13,8%, Sandiaga Uno 7,6%. Selanjutnya, terdapat nama Airlangga Hartarto sebesar 5,3%, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 3,8%, Puan Maharani 2%, Erick Thohir 1,9%, dan Moeldoko 0,1%. “Sisanya yang belum menjawab di angka 26,5%,” ucap dia. 

Baca juga : https://www.jangkauan.com/survei-smrc-prabowo-menang-jika-pilpres-digelar-sekarang/

https://www.jangkauan.com/inilah-elektabilitas-bakal-capres-2024-dari-pemimpin-parpol/

Sementara itu disebutkan pula bahwa ada tiga sosok yang berpotensi jadi king-queen maker pada Pilpres 2024 mendatang. Mereka adalah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

Adjie Alfaraby mengatakan, ketiganya dapat menjadi king-queen maker karena partainya telah memiliki kursi DPR yang tergolong banyak dibanding partai lain.

“Kita lihat tiga ketum partai ini memang sudah mengantongi 3/4 tiket. Karena salah satu syarat administrasi, untuk mengusung capres harus mengantongi suara parpol atau koalisi minimal 20 persen dari kursi DPR atau 25 persen dari total suara nasional,” kata Adjie.

Survei ini menggunakan sebanyak 1.200 responden, dengan margin of error sebesar 2,9%. pengambilan survei ini dilakukan pada 27 Mei-4 Juni 2021 di 34 provinsi dengan metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Adapun, untuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka dengan responden.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/hasil-survei-ahy-urut-keempat-kandidat-terkuat-capres/

https://www.jangkauan.com/survei-puspoll-elektabilitas-prabowo-lampaui-anies-dan-ganjar/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments