Selasa, 19 Oktober 2021

Sujud Syukur Prajurit KRI SIM-367 di Pelabuhan Beirut Lebanon

4 April 2021
Sujud syukur prajurit KRI SIM-367 di Port of Beirut, Lebanon (Foto: Humas Kemlu)

Jangkauan-Beirut. Setelah mengarungi laut selama 35 hari menempuh jarak lebih dari 9000 kilometer, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Sultan Iskandar Muda (SIM) bernomor lambung 367 akhirnya tiba di pelabuhan Beirut, Lebanon, Sabtu (3/4/2021). Para prajurit pun melakukan sujud syukur sebagai tanda syukut kepada Tuhan YME atas keselamatan dan kelancaran selama perjalanan Indonesia-Lebanon.

Para prajurit KRI SIM-367 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Abdul Haris ini merupakan prajurit pilihan yang akan mengemban misi Maritime Task Force (MTF) United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Mereka ini tergabung di dalam Satgas Maritim TNI Konga XXVIII/M UNIFIL Lebanon.

Setibanya di pelabuhan Port of Beirut, KRI SIM-367 disambut hangat oleh Dubes LBPP RI Beirut, Hajriyanto Y. Thohari, DMTFC-COS, Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo, Atase Pertahanan RI di Cairo, Kolonel Arm Alvin D. SukardiKomandan Kontingen Garuda TNI di UNIFIL 2021, Kolonel Inf. Amril Haris Isya Siregar, DCO Seceast, Kolonel Arhanud Budi Laksana, ​CARB UNIFIL Bapak Efendi Syukur dan para Staf KBRI Beirut dengan melaksanakan protokol kesehatan yang displin guna menjaga penyebaran COVID-19.

​Dubes RI Beirut Hajriyanto Y. Thohari menyampaikan ucapan selamat datang di Lebanon kepada KRI SIM-367. Menurutnya Indonesia merasa bangga dengan adanya Satgas MTF UNIFIL yang merupakan Duta Bangsa yang menjalankan amanah kontitusi RI yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia. “Selamat bertugas dalam mengemban tugas negara dan tugas sebagai satgas MTF yang merupakan bagian dari Kontingen Garuda TNI di UNIFIL” Lanjut Dubes.

Dubes Hajriyanto juga mendoakan agar misi para prajurit KRI SIM 367 dan berjalan aman dan lancar setahun mendatang dan tetap menjaga kesehatan di tengah pandemi covid 19 yang masih ada.

KRI Sultan Iskandar Muda (SIM-367) dilengkapi dengan satu unit Helikopter AS 565 Mbe Panther dalam Misi Perdamaian Dunia di Lebanon.  Pemberangkatan dua Alutsista (Alat Utama Sistem Persenjataan) TNI AL KRI ini membawa 119 prajurit. Sebelum berangkat, para prajurit telah melewati persiapan dan pelatihan yang panjang sebagai bekal berharga dalam penugasan.

Sselama menjalankan misinya di Lebanon, KRI SIM-367  yang menggantikan KRI Sultan Hasanudin-366 akan melaksanaan patroli rutin, latihan bersama baik dengan Lebanese Armed Forces (LAF) – Navy maupun unsur-unsur Maritime Task Force/UNIFIL lainnya di Area of Maritime Operation (AMO) bersama unsur-unsur MTF dari Troops Contributing Countries (TCC) di Lebanon.

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments