Selasa, 19 Oktober 2021

SMA Pradita Dirgantara Role Model Pendidikan di Papua

3 April 2021
SMA Pradita Dirgantara (Foto : Humas SMA Dirgantara)

Jangkauan-Papua. Sejak didirikan pada tahun 2017, SMA Pradita Dirgantara membuka peluang bagi seluruh siswa Indonesia dari berbagai suku bangsa untuk belajar dan menjadi generasi yang unggul. Semangat untuk menciptakan generasi unggul tersebut tentu saja sejalan dengan komitmen Pemerintah untuk mewujudkan SDM unggul untuk Indonesia maju.

Demikian dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat melaksanakan Video Conference dengan SMA Pradita Dirgantara, Sabtu (03/04/2021). Video Conference ini diikuti oleh Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, Ketua Umum Yasarini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, Direktur Pengembangan SMA Pradita Dirgantara, Bapak Dwi Agus Y. Ph.D., ?Manager Keasramaan dan Kerumahtanggaan SMA Pradita Dirgantara Marsma TNI (Purn) Syukur, Kepala SMA Pradita Dirgantara, Dr. Yulianto Hadi, Serta segenap Pejabat Mabes TNI.

SMA Pradita Dirgantara merupakan sekolah unggulan dengan konsep boarding school (sekolah berasrama).  Sekolah ini adalah sekolah unggulan binaan TNI AU melalui Yayasan Ardhya Garini yang terletak di Komplek Lanud Adi Sumarno, Solo, Jawa Tengah. SMA ini juga berusaha untuk menyiapkan generasi emas Indonesia melalui penguasaan sains, kedewasaan mental, kebebasan berkreativitas, kemandirian, dan wawasan kedirgantaraan.

“Saat ini kita telah memasuki era Revolusi Industri 4.0 yang menuntut kita untuk memiliki daya saing yang tinggi melalui inovasi di berbagai bidang. Dan SMA Pradita Dirgantara didirikan dengan semangat untuk mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di kancah global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa,” tegas Panglima TNI.

Demikian halnya dengan para pelajar di Papua Barat dan Papua yang memerlukan sistem pendidikan yang lebih baik dalam rangka untuk meningkatkan human development index agar setara dengan wilayah Indonesia lainnya.  Oleh karena itu, diperlukan sistem pendidikan yang unggul yang dibangun secara holistik dan berkesinambungan dengan memperhatikan kearifan lokal dan budaya serta adat istiadat Orang Asli Papua. 

Dalam hal ini, SMA Pradita Dirgantara dapat dijadikan sebagai role model bagi sistem pendidikan yang akan dibangun di Papua Barat dan Papua. Tentu saja diperlukan pemikiran dan perencanaan yang matang untuk mewujudkannya. Dan hari ini, kita memiliki kesempatan untuk saling berkomunikasi dan bertukar pandangan terkait hal tersebut. 

Disamping itu seorang siswa SMA Pradita Dirgantara bernama Gabriel Yohan Enggalim yang merupakan siswa perwakilan dari Papua Barat menyampaikan “Saya sangat senang dan bangga dapat menjadi bagian dari SMA Pradita Dirgantara, dan saya berusaha sekuat tenaga untuk menyiapkan diri menjadi Generasi Emas untuk Indonesia di masa mendatang,” pungkasnya. 

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments