Sabtu, 27 November 2021

Seorang Terduga Teroris Ditembak Mati di Mabes Polri

31 March 2021
Beberapa Polisi bersenjata lengkap berjaga di depan Mabes Polri (foto : MI/Andri Widiyanto)

Jangkauan-Jakarta. Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) di Trunojoyo Jakarta yang selama ini selalu dijaga ketat secara berlapis, siang ini, Rabu (31/3/2021) berhasil ditembus seorang terduga teroris yang selanjutnya beraksi bak koboi di dalam markas.

Dalam video rekaman CCTV berdurasi 24 detik yang beredar cepat di Medsos, seorang terduga teroris terlihat dengan leluasa bergerak di dekat pintu masuk Gedung Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri. Terduga teroris berjenis kelamin perempuan berbusana panjang hitam berjalan mendekati pos dengan menenteng pistol. Dia menodongkan senjata kearah polisi di pos tersebut.

Dua anggota Polisi sempat terlihat keluar dari pos, akan tetapi balik kembali setelah melihat terduga teroris menodongkan pistol ke mereka. Terlihat si terduga berjalan ke samping kiri pos jaga, tapi balik lagi ke depan pos dengan tetap menodongkan senjata.

Selanjutnya setelah beberapa detik di depan pos, terduga teroris berjalan ke depan kiri pos jaga Polisi. Di sini ia menodongkan senjata pistolnya ke segala arah. Ketika dua tiga langkah bergerak ke arah parkiran di samping kiri pos, tiba-tiba Dor!, si terduga teroris terlihat tersungkur jatuh ke tanah. Terlihat ada gerakan sejenak. Sebelumnya tak bergerak sama sekali.

Berdasarkan informasi di lapangan memang sempat terdengar suara tembakan lebih dari satu kali. Saat ini, anggota Polri dengan senjata laras panjang masih bersiaga di sekitar lokasi. Di duga pelaku akan melakukan penyerangan di dalam Mabes Polri.

Hingga kini belum diketahui identitas terduga teroris yang tewas tersebut. Termasuk apakah orang tersebut bagian dari terduga teroris atau bukan. Polisi masih mendalami apakah ada terduga teroris lain yang juga sempat masuk ke area Mabes Polri. Sedangkan Jenazah terduga teroris itu diamankan personel pasukan Gegana dengan pakaian jihandak. Personel Gegana memastikan jenazah tidak membawa bahan peledak.

Pantauan di lokasi, personel Gegana tampak sempat memotong benda yang diduga tas dari tubuh jenazah terduga teroris. Setelah itu, ia mengacungkan jempol memberikan tanda aman. Selanjutnya jenasah segera dibawa ke RS untuk identifikasi

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments