Selasa, 19 Oktober 2021

Selama 7 Hari, TNI AL Naikan Bendera Setengah Tiang

26 April 2021
Ilustrasi penaikan bendera di markas Marinir Cilandak Jakarta (Foto : Dispen Kormar)

Jangkauan Jakarta. Terhitung hari ini, Senin (26/4/2021) jajaran TNI AL di seluruh Indonesia melaksanakan penaikan bendera setengah tiang. Penaikan bendera ini sebagai bentuk penghargaan, penghormatan dan perwujudan duka/ berkabung atas gugurnya 53 prajurit terbaik TNI AL di perairan Bali.

Penaikan bendera setengah tiang didasarkan formulir berita dari Markas Besar TNI Angkatan Laut dengan registrasi K-250421/4.3, di mana Kasal menginstruksikan kepada seluruh jajaran TNI AL agar  satuan jajaran TNI AL di seluruh Indonesia mengibarkan bendera setengah tiang selama tujuh hari terhitung Senin, 26 April 2021.

KRI Nanggala 402 diketahui loss contact pada Rabu (21/4/2021) saat mengikuti latihan penembakan torpedo di laut Bali. Di tempat ini diketahui terdapat palung laut yang cukup dalam dengan kedalaman berkisar 700 hingga 1300 meter.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/panglima-tni-kri-nanggala-masuki-fase-tenggelam/

https://www.jangkauan.com/kri-nanggala-terbelah-tiga-53-awak-dinyatakan-gugur/

Setelah melakukan pencarian dengan mengerahkan 21 kapal perang (KRI) ditambah dengan kapal Polri, Basarnas dan beberapa di antaranya kapal bantuan dari Singapura, Malaysia dan Australia, pada Sabtu (24/4/2021), Panglima TNI  Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kasal Laksamana TNI Yudo Margono menyatakan perubahan status KRI Nanggala dari submiss (hilang) menjadi subsunk (tenggelam).

Minggu (26/4/2021) Panglima TNI dan Kasal dalam konferensi pers secara virtual mengatakan, 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402 telah gugur. Pernyataan ini didasarkan pada citra kamera yang telah dikonfirmasi sebagai Bagian KRI Nanggala 402 meliputi kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, kemudi selam timbul, bagian kapal yang lain termasuk baju keselamatan awak kapal MK-11. Dalam gambar diketahui badan kapal selam terbelah menjadi tiga bagian di kedalaman 838 meter.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/mengenang-tragedi-kapal-selam-rusia-kursk/

https://www.jangkauan.com/34-kapal-dikerahkan-save-nanggala-402/

Bukti-bukti otentik tersebut dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur. “Semoga kami dapat meneruskan perjuangan paripurna saudara-saudara sebagai prajurit tentara terbaik Indonesia,” ujar Panglima.

Sementara itu, Kasal mengatakan, jenazah awak kapal selam KRI Nanggala-402 akan dievakuasi ke Surabaya, Jawa Timur. Untuk proses evakuasi dan bagaimana cara pengangkatan akan dikoordinasikan kembali. Kasal akan memberikan penghargaan kepada seluruh awal kapal KRI Nanggala-402 berupa kenaikan pangkat yang akan diajukan secara berjenjang kepada Presiden.

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/awak-kapal-selam-dididik-untuk-terima-tekanan/

https://www.jangkauan.com/presiden-ajak-masyarakat-berdoa-untuk-53-abk-kri-nanggala/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments