Selasa, 19 Oktober 2021

Satu Personel Brimob Gugur Dalam Kontak Tembak Dengan KKB

28 April 2021
Personel Brimob di Papua (Foto : Humas Satgas Nemangkawi)

Jangkauan-Papua. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali membawa korban. Seorang anggota Brimob  gugur dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Mauberi, Kabupaten Puncak, Papua.  Kapolda Papua Inspektur Jenderal Mathius D Fakhiri membenarkan kejadian ini.

“Memang benar dalam kontak tembak Selasa (27/4), satu anggota brimob yakni Bharada Komang meninggal, sedang dua lainnya terluka. Proses evakuasi saat ini sedang berlangsung,” kata Mathius Fakhiri kepada Antara, seperti dilansir dari cnnindonesia.

Dua anggota yang terluka yakni Bripka Muhammad Saifudin anggota Polres Mimika, dan Ipda Anton anggota brimob.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/presiden-tangkap-seluruh-kkb-papua/

https://www.jangkauan.com/bupati-puncak-papua-sangat-geram-dengan-aksi-kkb/

Fakhiri mengatakan baku tembak antara aparat keamanan TNI-Polri dengan KKB itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIT. Saat ini pengejaran terhadap KKB masih berlangsung.

“Belum bisa dipastikan itu dari kelompok mana, karena anggota masih melakukan pengejaran dan sebagian melaksanakan evakuasi korban,” ujar Fakhiri.

Situasi di Kabupaten Puncak, Papua, tak menentu dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah insiden baku tembak antara TNI/Polri dan KKB terjadi, menewaskan sejumlah orang. 

Kasus sebelumnya, Kepala Badan Intelijen Nasional Daerah  (Kabinda) Papua Mayjen TNI I Gusti Putu Danny tewas dalam baku tembak diBeoga, Kabupaten Puncak, Papua, akhir pekan lalu. 

Baca juga : https://www.jangkauan.com/kkb-tembak-mati-sopir-ojek-di-distrik-omukia-papua/

https://www.jangkauan.com/pendeta-beoga-ungkap-kebiadaban-kkb-perkosa-gadis-desa/

Kala itu, dia tengah melakukan observasi lapangan dalam rangka pemulihan keamanan di wilayah tersebut pasca penyerangan yang dilakukan oleh KKB.

Menurut Deputi VII BIN, Wawan Hari Purwanto, Brigjen Danny meninggal sekitar pukul 15.50 WIT. Baku tembak persisnya terjadi di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Selain korban aparat TNI-Polri, dalam April ini, KKB juga telah mengakibatkan empat nyawa warga sipil melayang, meliputi nyawa warga yang berprofesi sebagai guru hingga tukang ojek. KKB merusak sekolah, rumah warga, dan membakar rumah anggota DPRD di Beoga.

Pada Kamis (8/4), seorang guru SD atas nama Oktavianus Rayo (43) tewas ditembak KKB di Kampung Julukoma. Pada Jumat (9/4), guru SMP bernama Yonathan Randen tewas ditembak KKB. Tukang ojek bernama Udin (41) tewas ditembak KKB di Pasar Ilaga, pada Rabu (14/4). Pada Kamis (15/4), seorang pelajar SMA di Ilaga tewas ditembak KKB.

Lihat juga :

https://www.jangkauan.com/kkb-papua-kian-mengganas-tni-kirim-tambahan-450-raiders/

https://www.jangkauan.com/tni-polri-kuasai-beoga-setelah-pukul-mundur-kkb-papua/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments