Sabtu, 27 November 2021

Presiden Minta Menpora Kebut Persiapan FIBA Asia 2021 di Jakarta

2 June 2021
Peluncuran logo FIBA Asia 2021 pada 21 April 2021 (Foto: Istimewa)

Jangkauan-Jakarta. Presiden RI Joko Widodo meminta kepada Menpora Zainudin Amali untuk mengebut persiapan FIBA Asia 2021 yang akan berlangsung di Jakarta, 16-28 Agustus mendatang.

Pesan tersebut disampaikan Presiden setelah mengadakan rapat terbatas (ratas) dengan Menpora Zainudin Amali dan Menparekraf Sandiaga Uno di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (2/6) siang.

“Beliau memberikan arahan kepada kami untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya karena waktunya sangat mepet. Itu kaitan dengan FIBA Asia Cup, kejuaraan basket, yang kami lakukan pada bulan Agustus,” kata Amali.

Dalam ratas tersebut Amali memaparkan persiapan Indonesia sebagai tuan rumah. Ia juga memberikan informasi terkini Timnas Basket Indonesia. Walau bertindak sebagai tuan rumah, Indonesia tetap akan tampil dalam babak kualifikasi di Filipina.

“Pada intinya, yang kami sampaikan adalah kami sudah ditunjuk sebagai tuan rumah untuk FIBA Asia cup yang rencananya akan dilaksanakan pada Agustus 2021 ini dan akan diikuti negara-negara Asia Pasific,” kata Amali dalam jumpa pers setelah ratas tersebut.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/indonesia-targetkan-tuan-rumah-olimpiade-2032/

https://www.jangkauan.com/pemerintah-bentuk-panitia-pencalonan-tuan-rumah-olimpiade-2032/

“Hal yang perlu saya sampaikan kepada publik bahwa [pada] 2023 kita sudah ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia Basket atau FIBA World Cup,” ujar politisi Gorontalo ini menambahkan.

Walau telah ditetapkan sebagai tuan rumah, Indonesia tak otomatis lolos ke putaran final. Indonesia harus masuk babak delapan besar FIBA Asia 2021. Jika tak masuk babak delapan besar, otomatis Indonesia hanya akan jadi penonton.

Kabar baiknya, performa Timnas Basket Indonesia terus membaik. salah satu tolak ukurnya, timnas menembus delapan besar dalam Asian Games 2018. Jika performa pemain terjaga atau malah meningkat, bukan mustahil merebut tiket ke Piala Dunia Basket.

“Untuk menjadi peserta itu harus ikut kualifikasi, dan kita memang harus berjuang keras. Niat kita, kita menjadi penyelenggara yang baik tetapi juga harus punya prestasi dalam tim nasional,” ucap Amali.

“Memang ini tidak mudah, maka kesempatan yang diberikan FIBA menjadi tuan ruan rumah, kita langsung tangkap dan menyatakan kesediaan. Karena apa? Karena dengan menjadi tuan rumah FIBA Asia Cup, maka kesempatan kita untuk bisa lolos menjadi peserta FIBA World Cup peluangnya terbuka,” katanya.

Pada kesempatan itu Amali juga melaporkan tentang kesiapan sarana dan prasarana yang digunakan Timnas Basket Indonesia. Walau sudah cukup representatif, Menpora berharap ada peningkatan kualitas sarana untuk FIBA World Cup 2023.

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/indonesia-dijegal-untuk-juara-di-all-england-2021/

https://www.jangkauan.com/menjadikan-indonesia-tuan-rumah-olimpiade-2032-menpora-puji-noc/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments