Rabu, 22 September 2021

Prajurit Yontaifib 2 Marinir Perdalam Kemampuan Fastrope dan Stabo

2 June 2021
Prajurit Yontaifib 2 Marinir dalam latihan fastrope dan stabo (Foto: Sindo/ Ali Masduki)

Jangkauan-Situbondo. Prajurit Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir (Yontaifib 2 Mar) memperdalam kemampuan fastrope dan stabo menggunakan Heli Bell-412/HU-4206 Skuadron 400 Wing Udara 2 Puspenerbal Surabaya dalam suatu latihan di Pusat Latihan Pertempuran (Puslatpur) Korps Marinir 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (2/6/2021)..

Latihan tersebut bertujuan untuk memelihara serta meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit Yontaifib-2 Marinir guna melaksanakan fungsi dan tugasnya sebagai pasukan khusus TNI AL.

Fastrope merupakan salah satu sarana infiltrasi untuk mendekat ke daerah musuh melalui media udara, sedangkan untuk exfiltrasi pasukan dilaksanakan dengan tehnik stabo. Kedua tehnik ini harus dikuasai oleh seluruh prajurit Intai Amfibi sebagai pasukan khusus TNI Angkatan Laut.

Komandan Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir Letkol Marinir Supriyono selaku Pimpinan Latihan (Pimlat) mengatakan, latihan Fast Rope dan Stabo bertujuan untuk mempertajam dan meningkatkan kemampuan prajurit Taifib sebagai pasukan khusus TNI Angkatan Laut dalam melaksanakan tugas operasi yang membutuhkan pergerakan cepat dan tepat.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/roket-40-laras-marinir-hebohkan-kota-sorong-papua/

https://www.jangkauan.com/sabtu-pagi-ratusan-marinir-menyerbu-dabo-singkep/

Disampaikan juga bahwa latihan Fast Rope dan Stabo biasa dilakukan oleh pasukan khusus dalam suatu operasi yang membutuhkan kecermatan, ketelitian dan perhitungan yang tepat, karena risiko yang sangat tinggi terhadap keselamatan pasukan maupun heli itu sendiri. Sebelum latihan dimulai,

Letkol Marinir Supriyono mengharapkan kepada seluruh prajurit untuk mengikuti arahan dari para pelatih dan selalu menjaga protokol kesehatan yang harus dilaksanakan agar latihan dapat berjalan dengan  lancar, aman dan dapat mencapai hasil latihan yang maksimal secara efektif, efisien serta mengutamakan faktor keselamatan (zero accident).

Sebelumnya prajurit berkualifikasi khusus ini juga melaksanakan serangkaian latihan antara lain latihan terjun (Combat Free Fall) baik siang maupun malam hari di Lanudal Juanda, Surabaya (27/5/2021) dan Latihan penyelidikan hidrografi di pantai Banongan, Asembagus, Situbondo, Jawa Timur, Senin (31/5/2021).

Selanjutnya latihan menembak Marksmanship di lapangan Tembak Pusat Latihan Pertempuran Korps Marinir 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Selasa (01/06/2021).

Baca Juga : https://www.jangkauan.com/satu-batalyon-marinir-akan-didaratkan-di-dabo-singkep/

https://www.jangkauan.com/misi-ke-ntt-marinir-diberangkatkan-dengan-hercules/

https://www.jangkauan.com/prajurit-marinir-tni-al-beradu-otot-di-atas-kapal-perang/


berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments