Sabtu, 27 November 2021

Prajurit TNI AL Gelar Doa Bersama Untuk Keselamatan KRI Nanggala

22 April 2021
Doa bersama untuk KRI Nanggala di Markas Komando Korps Marinir Jakarta (Foto : Dispen Kormar)

Jangkauan-Jakarta. Prajurit TNI AL dari seluruh satuan yang ada di Indonesia, hari ini, Kamis (22/4/2021) pukul 10.00 WIB secara serentak menggelar doa bersama dipimpin Perwira Rohani di satuannya masing-masing.  Doa dimohonkan untuk keselamatan awak KRI Nanggala.

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono agar seluruh prajurit TNI AL dimanapun berada dan bertugas meluangkan waktunya berdoa memohon keselamatan bagi seluruh awak KRI Nanggala 402.

“ Bagi yang Muslin diinstruksikan agar melaksanakan Sholat Duha dan Sholat hajat bersama-sama,  baca Yasin, Sholawat dan doa keselamatan untuk KRI Nanggala” tutur Perwira Rohani saat memimpin doa keselamatan di salah satu satuan TNI AL di Jakarta yaitu di Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar) yang berlokasi di kawasan Kwitang Jakarta.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/breaking-news-kapal-selam-nanggala-loss-contact-di-perairan-bali/

Di Markas Komando Korps Marinir ini, doa bersama yang dilaksanakan di Mesjid At-Taqwa Mako Kormar diikuti juga oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono beserta Pejabat Utama Markas Komando Korps Marinir. 

Doa bersama tersebut diawali dengan Sholat Duha dan Hajat  bersama dilanjutkan membaca Surat Yasin serta Sholawat diakhiri dengan doa untuk keselamatan  Awak Kapal Selam KRI Nanggala 402.

“ Kami minta seluruh Prajurit Korps Marinir TNI AL agar mendoakan sesuai dengan agamanya masing-masing, dengan harapan agar seluruh Awak Kapal Selam KRI Nanggala 402 segera diketemukan dalam keadaan sehat dan selamat tanpa kurang suatu apapun “ kata Dankormar.

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/menhan-prabowo-resmikan-kapal-selam-alugoro-405/

https://www.jangkauan.com/mengenang-tragedi-kapal-selam-rusia-kursk/

KRI Nanggala-402 hilang pada Rabu (21/4/2021) setelah meminta izin menyelam pada pukul 03.00 WIB.  Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono mengatakan KRI Nanggala 402 sedang mengikuti latihan penembakan torpedo. Mendadak, kapal itu tidak merespons panggilan padahal setiap latihan pasti ada komunikasi antara unsur di atas air dan bawah air. Saat itu komunikasi tidak terjadi, tidak ada laporan di unsur bawah air, dan kapal selam akhirnya hilang kontak.

KRI Nanggala 402 merupakan kapal selam kedua dalam jenis kapal selam kelas Cakra. Kapal ini merupakan kapal kedua yang menyandang nama Nanggala dalam jajaran TNI AL. KRI Nanggala termasuk dalam armada pemukul TNI Angkatan Laut. Kapal selam lain dalam kelas Cakra adalah KRI Cakra (401).

Seperti diketahui KRI Nanggala-402 merupakan kapal selam buatan Jerman pada 1977. KRI Nanggala masuk memperkuat armada TNI Al pada 1981. TNI AL menyebut kondisi material dan personel KRI Nanggala-402 siap dalam pelayaran tersebut. Terdapat 53 awak di kapal selam tersebut yang terdiri atas 49 anak buah kapal (ABK), 1 komandan satuan 3 personel arsenal. Komandan KRI Nanggala-402 adalah Letkol laut (P) Heri Octavian yang sudah satu tahun menjabat 1 tahun.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/tni-al-bangun-stasiun-bantu-kapal-selam-di-natuna/

https://www.jangkauan.com/inilah-profil-kapal-selam-terbaru-indonesia-kri-alugoro-405/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments