Selasa, 19 Oktober 2021

Posisi Semakin Terjepit, KKB Papua Diminta Menyerahkan Diri

24 May 2021
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri.(Foto : Kompas/ Dhias Suwandi)

Jangkauan-Papua. Gabungan prajurit TNI-Polri yang bertugas memburu Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua terus membatasi pergerakan Lekagak Telenggen, pimpinan KKB yang bermarkas di Kampung Makki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua.

Personel Satgas Nemangkawi telah berhasil masuk ke Kampung Makki dan keberadaan Lekagak Telenggen sudah bergeser. Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri memastikan, saat ini Lekagak sudah semakin terjepit, bahkan jalur pelariannya pun sudah dijaga oleh aparat keamanan.

Dengan kondisi seperti itu, Fakhiri menegaskan solusi terbaik bagi Lekagak adalah menyerahkan diri. “Saya sangat berharap begitu (menyerah), syaratnya senjata kembalikan semua kepada pemerintah,” ujarnya di Jayapura, Minggu (23/5/2021) seperti dilansir dari kompas.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/satgas-nemangkawi-tangkap-1-dpo-teroris-kkb-papua/

https://www.jangkauan.com/buru-kkb-400-prajurit-yonif-315-diberangkatkan-ke-papua/

Jalur pelarian telah diprediksi, Fakhiri menjelaskan, dari Kampung Makki aparat keamanan sudah memprediksi jalur pelarian Lekagak. Sebagian besar titik pelarian sudah dilakukan penguatan pasukan sehingga akan sulit bagi Lekagak dan kelompoknya untuk masuk.

“Lekagak ini sebenarnya juga tamu, Ilaga itu daerahnya Militer Murib, dia tuan rumah Lekagak kalau tidak balik ke Puncak, tetapi di Puncak itu sudah di pagar betis jadi kecil kemungkinannya, jadi paling dekat dia ke Kuyawage, Lanny Jaya, kalau ke Balingga ada Purom Wenda,” kata dia.

Fakhiri meyakini, Kuyawage akan menjadi lokasi yang dituju oleh Lekagak karena lokasi tersebut yang saat ini paling dekat dituju.

“Kalau tidak dia ke Intan Jaya, tapi kalau ke situ dia ambil risiko karena kita sudah tunggu di sana. Kalau dia memang hebat di naik ke gunung di belakang Cartenz menuju Ugimba, tapi itu kalau dia punya nyawa dobel dia bisa lewat situ,” kata Fakhiri.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/polri-catat-150-anggota-kkb-militan-yang-terus-diburu/

https://www.jangkauan.com/diserang-kkb-di-distrik-serambakon-4-anggota-tni-terluka/

Fakhiri juga menyebut, Lekagak bisa saja lari menuju Kabupaten Paniai. Namun hal tersebut dipastikannya tidak akan mudah karena jumlah aparat keamanan di Paniai sudah cukup banyak.

“Paling tidak dia lewat belakang Beoga bisa ke Paniai, tapi kita sudah ingatkan Brimob di Paniai untuk waspada,” kata Fakhiri.

Meski begitu bukan berarti kesulitan tak ditemui Satgas Nemangkawi di lapangan untuk memburu kelompok yang kini sudah dilabeli teroris itu.

“Saat ini mereka termonitor IT sudah kabur dan mundur sampai ke daerah Kuyawage wilayah Lany Jaya, dan pasukan TNI-Polri berhasil menguasai wilayah Puncak Papua,” kata Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy di Timika, Minggu (23/5/2021).

Iqbal tidak menampik jika di lapangan KKB lebih menguasai medan, karena kelompok ini lebih mengenal kondisi geografis Papua.

“Ini adalah daerah tempat mainnya mereka sejak kecil. Medan dan kondisi geografisnya luar biasa. Soal penguasaan medan, mereka (KKB) lebih menguasai daripada kami,” jelas Iqbal.

Selain kondisi geografis, faktor lainnya karena masih ada oknum oknum masyarakat yang diduga memberikan informasi dan perlindungan kepada KKB saat dilakukan pengejaran dari pasukan TNI-Polri. KKB juga selalu menjadikan masyarakat sebagai tameng hidup.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/1-kkb-tewas-di-ilaga-setelah-baku-tembak-dengan-tni/

https://www.jangkauan.com/roket-40-laras-marinir-hebohkan-kota-sorong-papua/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments