Sabtu, 27 November 2021

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Minus 0,74 Persen di Kuartal I 2021

6 May 2021
Manusia gerobak yang banyak bermunculan di bulan puasa (Foto: istimewa)

Jangkauan-Jakarta. Berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I 2021 terkontraksi -0,74% secara year on year (yoy). Sedangkan secara kuartal per kuartal (q to q) -0,96%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan pertumbuhan ekonomi disebakan perkembangan inflasi 1,37% secara year on year (yoy). Adapun realisasi Rp523,04 trilun yang naik cukup tinggi yang mana Rp452 triliun pada tahun lalu. “Perekonomiaan Indonesia mengalami minus 0,74% secara year on year dan secara kuartal per kuartal 0,96%,” kata Suhariyanto dalam video virtual, Rabu (5/5/2021) seperti dilansir dari sindonews.

Suhariyanto mengatakan pertumbuhan ekonomi du pulau Jawa dan Sumatera masih terkontraksi. Rinciannya, pertumbuhan Pulau Jawa masih tercatat minus 0,83%. Sedangkan, pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera masih tercatat kontraksi minus 0,86%.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/presiden-jokowi-rencana-kerja-2022-fokus-pemulihan-ekonomi/

https://www.jangkauan.com/perkembangan-ekonomi-digital-indonesia-tercepat-di-asia-tenggara/

“Struktur ekonomi Indonesia secara spasial pada triwulan I-2021 didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa sebesar 58,70%, dengan kinerja ekonomi yang mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,83% (y-on-y),” katanya.

Sedangkan realisi penanaman modal mencapai Rp219,7 triliun secara kuartal per kuarta atau naik sebesar 2,3% dan naik 4,3% secara year on year. Hal ini bisa menunjukan pemulihan ekonomi untuk ke depan bisa lebih baik atau positif. “Ini sangat bersyukur karena pertumbuhan ekonomi akan bisa lebih nyata menuju lebih baik lagi,” jelasnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, meskipun ekonomi Indonesia masih minus, tapi menuju tren positif. “Pemulihan ekonomi sudah terlihat dan confirmed kita pada tren menuju positif,” kata Airlangga dalam video virtual, Rabu (5/5/2021).

Baca juga : https://www.jangkauan.com/bonus-demografi-pengangguran-indonesia-tertinggi-di-asia-tenggara/

https://www.jangkauan.com/4-program-pemerintah-untuk-pembangan-di-papua-dan-papua-barat/

Airlangga menekankan pertumbuhan ekonomi sudah mulai konstan. Makanya, pemerintah yakin bahwa ekonomi bisa tumbuh di kuartal kedua. “Ini lebih baik tentu kita lihat berdasarkan chart. Kita bisa tumbuh di kuartal kedua,” katanya.

Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta mengatakan, tren pertumbuhan ekonomi sudah menunjukkan arah yang positif dibanding kuartal-kuartal sebelumnya. Karena itu, dia meyakini pada kuartal II nanti pertumbuhan ekonomi akan berada di zona positif.

Namun, tegas dia, untuk mencapai target tersebut, maka penanganan pandemi Covid-19 harus dilakukan sesuai protokol kesehatan. Dia pun membeberkan arahan-arahan dari Istana untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.

“3M tidak boleh diabaikan, jangan mudik, belanja lebih baik secara online, selain vaksinasi yang akan terus digenjot pemerintah,” katanya dalam keterangan pers, Rabu (5/5/2021).

Baca Juga : https://www.jangkauan.com/sekolah-tatap-muka-diakselerasi-dengan-vaksinasi-dan-bos/

https://www.jangkauan.com/uji-coba-sekolah-offline-di-jakarta-zero-laporan-covid-19/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments