Selasa, 19 Oktober 2021

Pemerintah Akan Terapkan Teknologi Transaksi Tol Nirsentuh

29 May 2021
Ilustrasi gerbang tol (foto : Istimewa)

Jangkauan-Jakarta. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol akan mulai menguji coba sistem transaksi tol nirsentuh baik Single Lane Free Flow (SLFF) maupun Multi Lane Free Flow (MLFF) pada kuartal II atau III tahun ini.

“Tahun ini akan dimulai konstruksi, instalasi dari sensor dan gantry sehingga harapannya teknologi MLFF pada kuartal II atau kuartal III tahun ini sudah bisa mulai diuji coba untuk 50 persen dari seluruh gardu tol yang ada di Indonesia,” ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit di Depok, Jawa Barat , Jumat (28/5) seperti dilansir dari republika. 

Menurut Danang, saat ini Badan Usaha Pelaksana Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis MLFF sedang menyusun sistemnya.

“Tahun ini fokus kami terkait MLFF untuk konstruksinya dan juga membuat kesepakatan komersialnya dengan badan-badan usaha jalan tol (BUJT) karena yang akan membiayai sistem MLFF ini adalah badan usaha lainnya, sehingga tidak ada pembebanan biaya tambahan kepada masyarakat,” katanya.

BPJT juga akan menyelesaikan pengaturan bisnis antara Badan Usaha Pelaksana Sistem  Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis MLFF dengan BUJT. Terkait ruas-ruas tol yang akan diimplementasikan MLFF secara bertahap, Danang menyampaikan bahwa hal tersebut akan terus dievaluasi. Kemungkinan besar di daerah-daerah perkotaan, seperti di Jabodetabek maupun di Surabaya.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/facebook-kewalahan-usai-ratingnya-anjlok-gegara-isu-palestina/

https://www.jangkauan.com/tes-kebisingan-nasa-segera-uji-coba-pesawat-supersonic-x-59/

“Ini terus kita evaluasi mana yang paling siap, karena penetrasi telepon cerdas itu banyak di kota-kota besar dan sinyal Internetnya bagus dan terjaga. Barangkali kita akan mulai di kota-kota besar,” ujar Kepala BPJT tersebut.

Dengan menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS), untuk implementasi tahap pertama teknologi MLFF diterapkan di 40 ruas tol di Indonesia yang tersebar di Pulau Jawa dan Bali pada 2022.

Jika penerapan MLFF ini akan diberlakukan sepenuhnya maka pengguna jalan tol perlu mengunduh aplikasi untuk sistem transaksi tol nirsentuh di ponsel masing-masing.

Terkait masa transisi untuk penerapan Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh di Jalan Tol dilakukan paling lambat 6 (enam) bulan sebelum diterapkan, sebagaimana dimaksud Pasal 3 ayat 4 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Di Jalan Tol. “Iya, kira-kira begitu,” kata Kepala BPJT Danang Parikesit.

Terkait masa transisi sebagaimana dimaksud Permen PUPR No.18 Tahun 2020 (4), Transaksi Tol Nontunai dilakukan dengan Transaksi Tol Nontunai berbasis teknologi kartu uang elektronik dan/atau Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/facebook-tidak-berencana-memberitahukan-kebocoran-data/

https://www.jangkauan.com/setengah-milyar-data-pengguna-facebook-dilaporkan-bocor/

Permen tersebut juga menyebut Penyelenggaraan Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh di Jalan Tol diterapkan secara bertahap, dan Penerapan secara bertahap penyelenggaraan Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh di Jalan Tol sebagaimana dimaksud ditetapkan  Menteri atas usul Kepala BPJT.

Daftar 40 ruas tol yang akan diterapkan Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh menurut data dari BPJT Kementerian PUPR adalah sebagai berikut:

  1. Tangerang – Merak
  2. Jakarta – Tangerang
  3. Prof. Dr. Ir. Sedyatmo
  4. JORR W1 (Kebon Jeruk – Penjaringan)
  5. JORR W2 Utara (Kebon Jeruk – Ulujami)
  6. Pondok Aren – Bintaro Viaduct – Ulujami
  7. Pondok Aren – Serpong
  8. JORR Non S (W2S-E1-E2-E3)
  9. JORR S (Pd. Pinang-Ulujami)
  10. Akses (Access to) Tanjung Priok
  11. Cawang – Tj. Priok – Ancol Timur – Jembatan Tiga / Pluit
  12. Cawang – Tomang – Pluit
  13. Ciawi – Sukabumi
  14. Depok – Antasari
  15. Bekasi – Cawang – Kampung Melayu
  16. Cinere – Jagorawi (SS Cimanggis – SS Raya Bogor)
  17. Bogor Ring Road
  18. Jakarta – Bogor – Ciawi
  19. Jakarta – Cikampek
  20. Cikampek – Purwakarta – Padalarang
  21. Padalarang – Cileunyi
  22. Soreang – Pasir Koja
  23. Cikampek – Palimanan
  24. Palimanan – Plumbon – Kanci
  25. Kanci – Pejagan
  26. Pejagan – Pemalang
  27. Pemalang – Batang
  28. Semarang – Batang
  29. Semarang Section A, B, C
  30. Semarang – Solo Seksi I, II, III
  31. Solo – Ngawi
  32. Ngawi – Kertosono
  33. Kertosono – Mojokerto
  34. Surabaya – Mojokerto
  35. Surabaya – Gempol
  36. Simpang Susun Waru – Bandara Juanda (Airport)
  37. Surabaya – Gresik
  38. Gempol – Pasuruan
  39. Gempol – Pandaan
  40. Nusa Dua – Ngurah Rai – Benoa

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/drone-militer-akan-digunakan-di-pon-papua/

https://www.jangkauan.com/selimut-api-teknologi-baru-atasi-kebakaran-mobil/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments