Selasa, 19 Oktober 2021

Ngotot Mudik, Ribuan Kendaraan Diputar Balik

7 May 2021
Polisi memutar balik kendaraan pemudik di titik penyekatan (Foto: jawapos)

Jangkauan-Jakarta. Seperti yang sudah diprediksi, meskipun pemerintah sudah mengeluarkan larangan mudik, ribuan orang tetap memaksakan diri untuk mudik di hari pertama larangan mudik, Kamis (6/5/2021).

Dalam pantauan hari pertama larangan mudik, Polisi dan petugas gabungan harus bekerja keras “menyortir” setiap kendaraan yang melewati titik penyekatan.  Meski banyak terjadi protes dari pengendara yang tidak mau kendaraannya diputar balik akan tetapi Polisi tetap bekerja profesional. Bagi mereka yang tidak dikecualikan dalam aturan larangan mudik, Polisi dengan tegas tetap memutarbalikkan setiap kendaraan yang melewati titik-titik penyekatan.

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/presiden-minta-masyarakat-ikuti-kebijakan-larangan-mudik/

https://www.jangkauan.com/menteri-panrb-asn-teladani-warga-untuk-tidak-mudik/

Dari titik-titik penyekatan yang menjadi tanggung jawab Polda Jabar sebanyak 158 titik, dilaporkan  ada 5.022 kendaraan yang diputar balik selama hari pertama larangan mudik, 6 Mei 2021. Ribuan kendaraan itu diperintahkan untuk berbalik arah oleh para petugas gabungan karena tidak mampu memenuhi syarat dokumen yang dibutuhkan dalam aturan mudik yang sudah diresmikan pemerintah. 

“5.022 kendaraan yang diputar balik, baik kendaraan roda dua dan roda empat,” ujar Dirlantas Polda Jabar Kombes Eddy Djunaedi, Kamis, 6 Mei 2021seperti dikutip dari laman ayobandung.

158 titik penyekatan itu mencakup di wilayah jalan utama dan jalan alternatif yang biasa digunakan oleh para pemudik dalam momen Idulfitri. Di titik-titik tersebut, para pengendara yang melintas wajib menunjukkan dokumen izin perjalanan dan dokumen keterangan bebas Covid-19.

Baca juga :

https://www.jangkauan.com/pemerintah-putuskan-larang-mudik-lebaran-2021/

https://www.jangkauan.com/bang-jangkau-guyonan-larangan-mudik/

Pada awalnya, pihak petugas menyiapkan 120 titik penyekatan. Namun, seperti yang sempat disebutkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, jumlah penyekatan ditambah menjadi 158 untuk memperketat pengamanan. 

Selanjutnya, Emil pun menyatakan Pemprov Jawa Barat telah menyiapkan 2.500 ruang isolasi di desa-desa sebagai antisipasi pemudik nekat yang lolos penyekatan petugas dan berhasil sampai di tujuan mudik. 

“Kita sudah siapkan 2.500-an ruang isolasi. Kita sudah intruksikan kepada perangkat desa bagi (pemudik) yang ngotot agar setiba di kampung halaman untuk dikarantina,” ujarnya dalam telekonferensi Talk Show BNPB “Kesiapan Pemda Menghadapi Larangan Mudik” di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu, 5 Mei 2

Di hari kedua larangan mudik, Jumat (7/5/2021), Polri dan aparat gabungan akan tetap melaksanakan tugas penyekatan di titik-titik penyekatan yang ada. Untuk itu bagi anda yang tidak termasuk dalam orang-orang yang dikecualikan dalam edaran pemerintah terkait larangan mudik seperti terbukti sedang melaksanakan perjalanan dinas, kedukaan atau ada keluarga yang sakit keras, mendingan di rumah saja. Kita dukung pemerintah untuk memutus rantai penularan Covid-19 dengan tidak mudik.

Baca Juga : https://www.jangkauan.com/sekolah-tatap-muka-diakselerasi-dengan-vaksinasi-dan-bos/

https://www.jangkauan.com/uji-coba-sekolah-offline-di-jakarta-zero-laporan-covid-19/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments