Minggu, 25 Juli 2021

NASA Temukan Planet Mirip Bumi, Miliki Atmosfer dan Awan Berair

13 June 2021
Ilustrasi planet seukuran Bumi, exoplanet yang belum lama ini ditemukan peneliti berada di bintang Proxima Centauri.(Foto: SHUTTERSTOCK/Jurik Peter)

Jangkauan-California. Para ilmuwan National Aeronautics and Space Administration (NASA) menemukan sebuah planet ekstrasurya yang mirip dengan Bumi . Planet yang berjarak 90 tahun cahaya dari Bumi itu memiliki atmosfer yang menarik dan awannya mengandung air.

Planet ekstrasurya ini, yang disebut TOI-1231 b, menyelesaikan orbit penuh mengelilingi bintangnya setiap 24 hari Bumi. Ia mengorbit bintang kerdil merah tipe M yang dikenal sebagai NLTT 24399.

Dilansir dari kompas yang mengutip The Independent, Sabtu (12/6/2021), para ilmuwan mampu mengkarakterisasi bintang itu, dan mengukur jari-jari, serta massa dari exoplanet TOI-1231 b.

Selanjutnya, informasi ini memberi mereka data yang diperlukan untuk menghitung kepadatan, dan berhipotesis dari apa atmosfer terbuat. Planet mirip Bumi ini berukuran sub-Neptunus yang memiliki iklim sedang dengan orbit 24 hari, delapan kali lebih dekat ke bintangnya daripada Bumi ke matahari.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/puncak-hujan-meteor-arietid-dapat-disaksikan-7-juni-2021/

https://www.jangkauan.com/jangan-lewatkan-keindahan-super-blood-moon-26-mei-2021/

Akan tetapi, suhu planet ini, menurut peneliti NASA, mirip dengan Bumi. Sebab, bintang katai merah itu sendiri tidak cukup kuat. Atmosfer planet tersebut sekitar 140 derajat Fahrenheit, menjadikan TOI-1231b sebagai salah satu exoplanet kecil paling dingin yang dapat diakses untuk studi atmosfer yang pernah ditemukan.

Ada kemungkinan bahwa ada awan tinggi yang berada lebih tinggi di atmosfer, dan mungkin bukti adanya air.

“Pengamatan di masa depan dari planet baru ini akan memungkinkan kita menentukan seberapa umum (atau jarang) awan air terbentuk di sekitar dunia beriklim sedang ini,” kata ilmuwan NASA JPL Jennifer Burt.

Asisten profesor di Departemen Fisika dan Astronomi UNM Diana Dragomir juga menambahkan bahwa studi lebih lanjut akan diperlukan untuk memahami secara tepat bagaimana komposisi planet baru yang ditemukan ilmuwan NASA, yang disebut mirip Bumi ini.

Tiga planet pertama terlalu panas dan planet terjauh terlalu dingin. Tapi tiga planet di orbit tengah kemungkinan memiliki suhu ideal untuk air dalam bentuk cair.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/jangan-lewatkan-keindahan-super-blood-moon-26-mei-2021/

https://www.jangkauan.com/bmkg-prediksi-gempa-m89-dan-tsunami-29-meter-di-jatim/

“Kepadatan rendah TOI-1231b menunjukkan bahwa ia dikelilingi oleh atmosfer yang substansial daripada menjadi planet berbatu. Tapi komposisi dan luasnya atmosfer ini tidak diketahui!,” kata Dragomir.

Lebih lanjut Dragomir mengataan TOI-1231b dapat memiliki atmosfer hidrogen atau hidrogen-helium yang besar, atau atmosfer uap air yang lebih padat. Masing-masing akan menunjukkan asal yang berbeda, memungkinkan para astronom untuk memahami apakah dan bagaimana planet terbentuk secara berbeda di sekitar katai M jika dibandingkan dengan planet di sekitar Matahari.

Para ilmuwan dapat melakukan studi ini dengan menyelidiki apakah gas sedang meledak dan mencari bukti atom hidrogen dan helium, yakni sesuatu yang biasanya tidak mungkin karena keberadaan mereka tertutup oleh gas antarbintang.

Kendati demikian, karena sistem planet-bintang ini bergerak cepat menjauh dari Bumi, para ilmuwan berharap hal itu dapat dicapai.

“Salah satu hasil paling menarik dari dua dekade terakhir ilmu planet ekstrasurya adalah, sejauh ini, tidak ada sistem planet baru yang kami temukan terlihat seperti tata surya kita sendiri,” kata Burt.

Burt menambahkan bahwa sistem tersebut penuh dengan planet seukuran Bumi dan Neptunus pada orbit yang jauh lebih pendek daripada Merkurius.

“Jadi kami tidak memiliki contoh lokal untuk membandingkannya. Planet baru yang kami temukan ini masih aneh, tapi ini satu langkah lebih dekat untuk menjadi seperti planet tetangga kita,” jelas Burt.

Selanjutnya, Burt menambahkan jika dibandingkan dengan kebanyakan planet transit yang terdeteksi sejauh ini, yang sering memiliki suhu terik dalam ratusan atau ribuan derajat, exoplanet TOI-1231b justru sangat dingin.

Studi planet baru mirip Bumi yang ditemukan para ilmuwan NASA ini akan diterbitkan di jurnal The Astronomical Journal dengan judul TOI-1231b: A Temperate, Neptune-Sized Planet Transiting the Nearby M3 Dwarf NLTT 24399 pada edisi mendatang.

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/ancaman-perbankan-online-menggila-kenali-malware-berbabaya/

https://www.jangkauan.com/waspadai-trik-pembajakan-akun-whatsapp/


berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments