Sabtu, 16 Oktober 2021

Menhan Prabowo Resmikan Kapal Selam KRI Alugoro-405

17 March 2021
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto (tengah-duduk) saat peresmian ALugoroi-405 (Foto: Puspen TNI)

Jangkauan-Surabaya. Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto meresmikan kehadiran kapal selam terbaru KRI Alugoro-405. Peresmian ditandai dengan penyerahan secara resmi dari PT. PAL kepada Menteri Pertahanan di Galangan DSME – Okpo Korea Selatan dan PT PAL Indonesia, Surabaya, Rabu (17/3/2021).

Kapal Selam KRI Alugoro-405 di Galangan DSME – Okpo Korea Selatan dan PT PAL Indonesia merupakan kerja sama antara Korea Selatan dan Indonesia pada tanggal 26 Desember 2014 lalu dan peletakan lunas pada tanggal 30 Mei 2016. Pengiriman section dari Korea Selatan ke Indonesia pada tanggal 19 Maret – 25 Mei 2017 dan pemberian nama ALUGORO pada tanggal 11 April 2019 dan penyerahan kepada Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 17 Maret 2021.

Kehadiran kapal selam terbaru KRI Alugoro-405 yang akan memperkuat jajaran Komando Armada II TNI AL, menurut Prabowo bukan menjadi penanda Indonesia ingin mengancam negara mana pun. “Kita sadari bersama betapa pentingnya pertahanan kita. Kita sedang membangun kemampuan pertahanan kita. Bukan karena kita ingin gagah-gagahan. Bukan karena kita ingin mengancam siapa pun. Tidak,” ujar Prabowo dalam keterangan tertulisnya saat peresmian.

“ Indonesia sejak dulu cintai damai. Begitu juga dengan kehadiran Alugoro yang tidak bertujuan untuk mengancam siapa pun. Berkali-kali, turun-temurun dari pendiri bangsa kita, kita tegaskan bahwa bangsa Indonesia cinta damai, tapi lebih cinta kemerdekaan,” kata Prabowo.

Baca Juga https://www.jangkauan.com/hankam/inilah-profil-kapal-selam-terbaru-indonesia-kri-alugoro-405/

Di tengah upaya pembangunan kemampuan pertahanan nasional, Prabowo minta industri pertahanan dalam negeri turut serta dalam upaya peremajaan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Mengingat, saat ini banyak alat pertahanan yang berusia relatif tua.

Sejalan dengan itu, Prabowo menegaskan, bahwa Indonesia harus memiliki kekuatan yang cukup untuk menjaga kedaulatan, melindungi segenap tumpah darah, kesatuan dan keutuhan wilayah. Hal itu dilakukan itu dilakukan sebagai upaya untuk menangkal jika terdapat ancaman tentara negara asing. “Hari ini merupakan selangkah ke depan bagi kita semua untuk membangun tentara kita ke arah yang lebih kuat lagi,” katanya.

Sebelum diresmikan, KRI Alugoro-405 pernah menjalani tes Nominal Diving Dept (NDD) pada 20 Januari 2020 di perairan utara Bali. Saat itu, Alugoro berhasil menyelam hingga kedalaman 250 meter. Sebelumnya, Kemenhan juga telah menerima kapal selam pertama KRI Nagapasa-403 dan kapal selam kedua KRI Ardadedali-404 yang juga dibangun DSME.

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments