Sabtu, 27 November 2021

KKI dan Kemendikbudristek Teken MOU Mutu Pendidikan Kedokteran

29 April 2021
Ketua KKI dan Dirjen Dikti Kemendikbudristek saat penandatanganan MOU (Foto: Humas KKI)

Jangkauan-Jakarta. Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) teken Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding, MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset danTeknologi  (Kemendikbudristek) RI dalam rangka peningkatan mutu pendidikan kedokteran di Indonesia.

Penandatanganan MoU dan PKS diwakili  Ketua KKI , dr. Putu Moda Arsana, Sp.PD-KEMD, FINASIM  sedangkan  Kemendikbudristek diwakili Dirjen Dikti Prof. Ir. Nizam, M, Sc, DIC, Ph.D.

” UU Praktik Kedokteran mengamanatkan kepada KKI untuk mengesahkan Standar Pendidikan Profesi Dokter dan Dokter Gigi yang disusun oleh asosiasi institusi pendidikan kedokteran/ kedokteran gigi atau kolegium kedokteran/kedokteran gigi, berkoordinasi dengan organisasi profesi, asosiasi institusi pendidikan kedokteran/kedokteran gigi, asosiasi rumah sakit pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kementerian Kesehatan.”  Kata Putu usai penandatanganan MOU di Kantor KKI  Jl. Teuku Cik Ditiro No 6 Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/04/2021). 

Lihat Juga :

https://www.jangkauan.com/hnw-ksi-hilangkan-peran-nu-malah-sebut-tokoh-pki/

https://www.jangkauan.com/dpr-minta-kemendikbud-tarik-kamus-sejarah-indonesia/

Putu juga menyampaikan UU Praktik Kedokteran mengamanatkan dokter dan dokter gigi lulusan luar negeri yang akan melaksanakan praktik kedokteran di Indonesia harus dilakukan evaluasi yang meliputi antara lain kesahan ijazah dan kemampuan melakukan praktik kedokteran. Kemampuan melakukan praktik kedokteran dinyatakan dengan surat keterangan telah mengikuti program adaptasi dan sertifikat kompetensi.

“Ini sangat terkait dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, khususnya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terkait perannya yang sangat penting dalam hal  penyelenggaraan pendidikan kedokteran di Indonesia, standar pendidikan, penentuan kesahan ijazah, juga dalam program adaptasi dokter/dokter gigi lulusan luar negeri,” ujarnya.

Dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan kedokteran, KKI dan Kementerian Pendidikan sebelumnya telah terjalin kerjasama sejak awal berdirinya KKI salah satunya perjanjian kerjasama KKI dan Dirjen Dikti pada 2012.

“ Saat ini Perjanjian Kerjasama tersebut telah berakhir. Oleh karena itu pada hari ini dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman peningkatan mutu pendidikan kedokteran Dan Perjanjian tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pendidikan Kedokteran serta Program Adaptasi Dokter dan Dokter Gigi.” Lanjut Putu

Baca juga : https://www.jangkauan.com/dpr-kritik-pemerintah-pancasila-hilang-di-kurikulum-wajib-pt/

https://www.jangkauan.com/polemik-hilangnya-pancasila-mendikbud-surati-presiden-jokowi/

Ruang lingkup nota kesepahaman meliputi pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pendidikan kedokteran dan penyelenggaraan program adaptasi dokter dan dokter gigi yaitu berupa kerja sama dalam pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pendidikan kedokteran, evaluasi implementasi standar kompetensi lulusan pendidikan profesi dokter dan dokter gigi, penyelenggaraan program adaptasi dokter dan dokter gigi, serta pertukaran data dan informasi.

“Dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama diharapkan kerja sama antara KKI dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan semakin optimal dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan kedokteran dan akhirnya dapat membawa manfaat dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia,” harapnya.

Penandatangan MoU dan Perjanjian Kerjasama ini merupakan puncak acara dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati  Hari Ulang Tahun Konsil Kedokteran Indonesia yang ke 16 Tahun.

Baca Juga : https://www.jangkauan.com/sekolah-tatap-muka-diakselerasi-dengan-vaksinasi-dan-bos/

Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan yang merupakan rangkaian kegiatan HUT KKI antara lain Penandatanganan Nota Sepakatan Pemanfaatan Data STR dan SIP oleh Ketua KKI dengan  Gubernur DKI Jakarta dan juga dengan Walikota Depok yang diselenggarakan pada Rakornas di Tangerang.

Konsil Kedokteran Indonesia atau KKI merupakan suatu badan otonom, mandiri, non struktural dan bersifat independen, yang bertanggung jawab kepada Presiden RI. KKI didirikan pada tanggal 29 April 2005 di Jakarta.

KKI mempunyai fungsi, dan tugas yang diamanatkan dalam pasal 7 Undang-undang Praktik Kedokteran nomor 29 tahun 2004 (UUPK) yaitu melakukan registrasi dokter dan dokter gigi,  mengesahkan standar pendidikan profesi dokter dan dokter gigi dan melakukan pembinaan terhadap penyelenggaraan praktik kedokteran yang dilaksanakan bersama lembaga terkait dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan medis.

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/presiden-lantik-mendikbudristek-menteri-investasi-kepala-brin/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments