Minggu, 29 Januari 2023

KKB Papua Ancam Munahkan Warga Jawa, Negara Tidak Boleh Kalah!

4 May 2021
KKB Papua melakukan ancaman yang berbau SARA (Foto: istimewa)

Jangkauan-Papua. Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sudah menetapkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sebagai daftar terduga teroris dan organisasi teroris (DTTOT), Kamis (29/4/2021).

Pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan kekerasan massif dikategorikan sebagai teroris. Oleh karena itu, Pemerintah sudah meminta kepada Polri TNI, BIN, dan aparat terkait segera melakukan tindakan secara cepat, tegas dan terukur.

Pelabelan teroris tersebut segera ditanggapi dengan serius oleh KKB. Beberapa ancaman dan teror melalui media dilontarkan oleh KKB. Salah satunya datang dari Dewan Diplomatik Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNB-OPM), Akouboo Douw yang mengeluarkan ancaman berbau SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan).

Baca juga : https://www.jangkauan.com/presiden-tangkap-seluruh-kkb-papua/

https://www.jangkauan.com/bupati-puncak-papua-sangat-geram-dengan-aksi-kkb/

Dalam ancaman yang disampaikan Minggu (2/5/2021) Akouboo Douw mengatakan:

 ‘Jika Indonesia melanjutkan teror dan genosida terhadap penduduk sipil Papua Barat (seperti yang telah terjadi hampir 60 tahun) dan komunitas internasional tidak ikut campur, TPNPB-OPM akan mengumumkan kampanye untuk memusnahkan tidak hanya anggota militer ilegal yang menduduki Papua, tetapi juga orang Jawa ilegal dan pemukim lainnya yang mencuri tanah adat dan sumber daya orang Papua Barat,’

Organisasi TPNB-OPM merupakan induk dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang kerap meneror warga Papua.

Mendengar ancaman TPNB-OPM yang viral di media tersebut, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Rusdi Hartono segera merespons dan mengatakan, di Papua masih berjalan upaya-upaya pengamanan oleh personel TNI-Polri.

 “Tentunya TNI dan kami Polri akan berusaha keras bagaimana menciptakan tanah Papua yang aman dan damai. Polri tidak akan takut dengan ancaman yang disampaikan KKB di Papua. Pada prinsipnya negara tidak boleh kalah dengan kelompok-kelompok ini,” kata Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Senin (3/5).

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/3-lembaga-adat-papua-sepakat-jadikan-kkb-teroris/

https://www.jangkauan.com/negara-tidak-akan-kalah-9-anggota-kkb-tertembak/

 “Sudah kami antisipasi semua. TNI-Polri dan juga dibantu dengan instansi lainnya serta masyarakat juga di sana berupaya menciptakan Papua yang damai,” kata Rusdi.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya bersama TNI memastikan keamanan di Papua. Termasuk pada warga pendatang.

“Masyarakat di Papua tak perlu khawatir dengan keberadaan KKB. TNI-Polri akan menjaga dan mengawal warganya dalam bingkai NKRI di Tanah Papua,” kata Argo saat dihubungi, Senin (3/5) seperti dilansir dari kumparan.

TNI-Polri terus meningkatkan patroli dan pengamanan di Papua. Satgas Nemangkawi yang sudah beroperasi akan dibantu dengan sejumlah pasukan lainnya.

Salah satunya ‘Pasukan Setan’ TNI. 400 pasukan dari Yonif 315/Garuda, Bogor, sudah siap berangkat ke Papua untuk mempertebal pengamanan dan memburu KKB.

Selain itu, Densus 88 Antiteror juga sudah siap diberangkatkan ke Papua. Tentu menunggu perintah dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/kkb-tembak-mati-sopir-ojek-di-distrik-omukia-papua/

https://www.jangkauan.com/pendeta-beoga-ungkap-kebiadaban-kkb-perkosa-gadis-desa/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments