Selasa, 19 Oktober 2021

Kapolri : 60 Terduga Teroris Diamankan, 30 di Makassar

3 April 2021
Densus 88 Antiteror Polri saat mengawal terduga teroris (Foto: Antara/ Muhammad Iqbal)

Jangauan-Jakarta. Pasca kejadian bom bunuh diri di Katedral Makassar tanggal 28 Maret 2021 lalu, tim khusus Polri Densus 88 Antiteror terus menggencarkan operasi penangkapan terduga teroris pascakejadian bom bunuh diri.

Densus 88 Antiteror adalah satuan khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan terorisme di Indonesia. Satuan khusus Polri ini dilatih secara khusus untuk menangani segala ancaman terorisme di Indonesia. Beberapa anggota juga direkrut dari Gegana.

Detasemen Khusus 88 Antiteror dirancang sebagai satuan antiterorisme yang memiliki kemampuan untuk menindak setiap aktivitas terorisme mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan. Satuan elite ini berkantor pusat  di Mabes Polri dengan kekuatan 400 personel.

Hasil gerak cepat tim elite Polri ini, puluhan terduga teroris telah diamankan di beberapa wilayah, seperti Makassar, Jakarta, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

“Sampai saat ini total kurang lebih dari rangkaian Makassar, Jakarta, Jawa Timur, Yogyakarta, ada kurang lebih 55 sampai 60 orang kita amankan,” kata Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo di Katedral Jakarta, Sabtu (3/4) malam.

Kapolri juga mengkhususkan jumlah terduga teroris yang diamankan di Makassar. “Sampai dengan hari ini sudah hampir tiga puluh kita amankan,” ucap dia.

Keenam puluh terduga teroris yang diamankan disinyalir tergabung dalam beberapa kelompok, antara lain kelompok Jatim dan Yogyakarta. Listyo tak menjelaskan rinci jaringan ini, tapi menurut dia, kelompok itu telah menunjukkan gerak-gerik yang meresahkan sehingga patut dilakukan penindakan.

“Kita melaksanakan pengembangan di Jatim dan Yogyakarta, ada beberapa kelompok yang memang kita amankan, memang sudah kita pantau ini adalah kelompok dari jamaah tertentu, tentunya harus kita awasi dan kita lakukan langkah-langkah penindakan,” ujar dia.

Kapolri menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap terduga teroris guna menjamin rasa aman kepada masyarakat, khususnya yang sedang melaksanakan kegiatan ibadah Paskah.

“Harapan kita dalam beberapa hari ke depan bisa terus melakukan langkah-langkah di lapangan, dalam rangka melaksanakan rangkaian pengamanan, sehingga seluruh kegiatan perayaan ibadah bisa berjalan dengan aman dan lancar,” ucap dia.

Baca Juga : https://www.jangkauan.com/terduga-teroris-condet-bekasi-siapkan-bom-berdaya-ledak-tinggi/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments