Sabtu, 27 November 2021

Inovasi Perguruan Tinggi Kunci Kemajuan Bangsa

11 March 2021
Rapat Koordinasi Pimpinan Perguruan Tinggi Wilayah VI Jawa Tengah (Foto: infopublik.id)

Jangkauan-Semarang. Dalam rangka meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat di perguruan tinggi swasta, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan LLDikti Wilayah VI Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan Perguruan Tinggi Wilayah VI Jawa Tengah, Rabu (10/03).

Dikutip dari laman dikti.kemdikbud.go.id, acara tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nizam, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Kepala LLDikti VI Muhammad Zainuri, Direktur Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kemenristek/BRIN Heri Hermasyah, dan Lukman selaku Sekretaris LLDikti VI.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nizam, dalam pemaparannya mengungkapkan kemampuan perguruan tinggi dalam beradaptasi di masa covid-19 merupakan bukti nyata, bahwa perguruan tinggi kita sebenarnya memiliki kemampuan inovatif, kreatif, inventif dan adaptif terhadap perubahan. Sehingga menjadi syarat penting untuk bisa survive dalam dinamika perubahan yang sangat cepat di era revolusi industri ke 4.

“Kunci untuk bisa maju dan berkembang menjadi negara berpenghasilan tinggi adalah inovasi. Inovasi itu sendiri sumbernya adalah perguruan tinggi dengan kurang lebih 4.600 perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini adalah kekuatan raksasa, sehingga sangat penting untuk terus mendorong inovasi perguruan tinggi,” tutur Nizam.

Nizam menekankan aspek tantangan dan peluang untuk menjadi negara maju harus kita raih. Melihat peluang untuk bisa melompat menjadi negara maju sudah terbuka lebar, Indonesia memiliki bonus demografi dan saat ini Asia menjadi pusat ekonomi dunia. Lebih dari 50% nilai perdagangan dunia berada di Asia, sehingga menjadi peluang yang sangat besar dalam memasuki bonus demografi.

Pada kesempatan yang sama Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, perguruan tinggi memiliki beberapa tugas utama yaitu pendidikan pengajaran, penelitan dan pengabdian masyarakat yang sering disebut dengan tridarma perguruan tinggi. Namun, sering kali perguruan tinggi mendapat perhatian lebih jika hanya bertumpu pada pendidikan dan pengajaran saja.

Oleh karena itu peran perguruan tinggi bukan hanya berperan sebagai lembaga dalam mentransfer ilmu saja, tetapi tugas perguruan tinggi berperan dalam mengembangkan dan memproduksi ilmu pengetahuan dan penelitian.

Dalam rangkaian acara juga terdapat penyerahan pendanaan penelitian untuk perguruan tinggi negeri non badan hukum (PTN non BH) tahun 2021 yang bersumber dari Biaya Operasional Perguruan Tinggi Negeri(BOPTN). Selain itu Kemenristek/BRIN juga telah mengucurkan Pendanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) untuk perguruan tinggi tahun 2021.

Dalam kegiatan tersebut Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah VI juga melakukan penanaman pohon sebagai wujud pencanangan LLDIKTI Wilayah VI Go Green. Lukman menjelaskan adapun pemanfaatan dari pencanangan area go green tersebut untuk publik terutama perguruan tinggi ketika mengadakan event wisuda, seminar, konferensi ilmiah serta sarana olahraga yang dimiliki dapat dioptimalkan terlebih bila sudah menghilangnya pandemi Covid-19.

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments