Selasa, 19 Oktober 2021

Indonesia Amankan 329,5 Juta Dosis Vaksin dari Kebutuhan 426 Juta

30 March 2021
Vaksin Sinovac tahap III tiba di Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, (Foto: Lukas - Biro Setpres)

Jangkauan-Jakarta. Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengamankan 329,5 juta dosis untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan vaksin tanah air. Di mana kebutuhan vaksin untuk mencapai herd immunity adalah sekitar 426 juta dosis.

Angka tersebut terdiri dari berbagai jenis vaksin yang sudah melakukan kontrak dengan Indonesia dari mulai Sinovac hingga AstraZeneca.

“Untuk 2021 ini kita sudah mengamankan sebagian besar dari kebutuhan vaksinasi untuk mencapai herd immunity totalnya adalah 426,8 juta dosis,” ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR-RI, Senin (29/3/2021).

“Dan kita yang sudah melakukan kontrak baik vaksin jadi dengan Sinovac maupun kontak untuk pembelian bahan baku, serta beberapa pengembang vaksin lainya seperti Novavax, AstraZeneca kita sudah mencapai 329,5 juta dosis,” jelasnya.

Honesti menambahkan, pihaknya optimis sebagian besar kebutuhan vaksin bisa terpenuhi pada tahun ini. Pasalnya, ada opsi untuk meningkatkan supply bahan baku vaksin yang sudah terdaftar.

Namun, jika target tersebut tidak terpenuhi ketersediaan vaksin juga tidak akan terlalu lama untuk dipenuhi. Karena dirinya menargetkan paling lama ketersediaan vaksin bisa terpenuhi semuanya pada kuartal I-2022 mendatang.

“Disamping itu kita juga ada opsi untuk meningkatkan suply-supply tersebut. sehingga kita optimis bahwa kebutuhan vaksin bisa kita penuhi. Sebagian besar akan kita lakukan di 2021 ini, dan kalau menyebrang di 2022 pun kita berharap Q1 2022 bisa kita selesaikan,” jelasnya.

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments