Kamis, 20 Januari 2022

Indonesia Kirim Bantuan Penanganan Covid-19 ke India

13 May 2021
Pelepasan Bantuan Hibah Pemerintah RI kepada India di Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. (Foto: BPMI Setpres/Rusman)

Jangkauan-Jakarta. Dengan menggunakan pesawat Garuda, Pemerintah Indonesia sekitar pukul 14.00 WIB memberangkatkan pengiriman bantuan hibah untuk penanganan pandemi COVID-19 untuk India, Rabu (12/05/2021).

Bantuan kemanusiaan ini adalah wujud solidaritas bangsa dan rakyat Indonesia kepada India. Bantuan kemanusiaan ini diharapkan dapat membantu India dalam menangani pandemi COVID-19

“ Bantuan kemanusiaan yang akan dikirimkan berupa 200 unit oxygen concentrators. Sebelumnya pada tanggal 10 Mei, pemerintah bersama asosiasi dan pelaku industri Indonesia juga telah mengirimkan 1.400 tabung oxygen cylinders ke India “ujar Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dalam acara Pelepasan Bantuan Hibah Pemerintah RI kepada India untuk Penanganan Pandemi COVID-19, di Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Dalam keterangan persnya, Menlu mengungkapkan bahwa hubungan Indonesia dan India telah terjalin sejak zaman pemerintahan Presiden Soekarno dan Perdana Menteri Pandit Jawaharlal Nehru sampai sekarang.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/awas-corona-bukan-mainan-dalam-sehari-332-503-orang-terkapar-di-india/

https://www.jangkauan.com/1864-2/

“Indonesia dan India adalah sahabat lama, sahabat dekat sekaligus mitra strategis. Persahabatan dua negara telah terjalin sejak masa Presiden Soekarno dan  Perdana Menteri Jawaharlal Nehru sampai sekarang di masa pemerintahan Presiden Jokowi dan Perdana Menteri [Narendra] Modi,” ungkapnya.

Ditambahkan Menlu, sejak awal pandemi Indonesia dan India juga sudah bekerjasama melawan COVID-19.

“Di awal masa pandemi, saya masih ingat betul karena saya langsung melakukan komunikasi dengan Menteri Luar Negeri India, bagaimana Pemerintah India memfasilitasi sehingga ekspor bahan baku obat yang pada saat itu sangat diperlukan oleh Indonesia dapat diperoleh Indonesia,” tuturnya.

India, imbuh Retno, juga berperan penting mendukung pengadaan vaksin COVID-19 melalui kerangka multilateral COVAX Facility.

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/april-2021-bio-farma-selesaikan-produksi-119-juta-dosis-vaksin/

https://www.jangkauan.com/indonesia-sudah-amankan-3295-juta-dosis-vaksin-dari-kebutuhan-426-juta/

“Indonesia sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan India di masa pandemi ini. Sekarang saatnya untuk menunjukkan dukungan Indonesia. Indonesia akan selalu mendukung India dalam situasi sulit ini dan berkomitmen untuk berbagi beban dengan rakyat India. Teman yang ada saat dibutuhkan adalah teman sejati,” tuturnya dalam acara pelepasan bantuan hibah yang dihadiri oleh Duta Besar India untuk Indonesia Manoj Kumar Bharti ini.

Dalam keterangan persnya, Menlu juga menyampaikan, bantuan kemanusian ini bukan bantuan yang pertama yang dikirimkan Pemerintah Indonesia untuk penanganan COVID-19 bagi negara-negara sahabat.

Di awal pandemi yang terjadi di Wuhan, Indonesia juga memberikan bantuan alat kesehatan seperti masker, sarung tangan, dan hand sanitizer. Indonesia juga memberikan bantuan kepada Palestina dan negara-negara Pasifik serta berkontribusi melalui CEPI untuk mendukung akses setara vaksin bagi semua negara.

Sementara dalam kesempatan itu, Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia Manoj Kumar Bhakti menyampaikan apresiasi atas  bantuan hibah Pemerintah RI kepada India untuk penanganan pandemi COVID-19.

 “Saya ingin berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas bantuan tepat waktu yang diberikan kepada India, yang saat ini berjuang melawan pandemi ini. Penghargaan juga saya sampai atas koordinasi tepat waktu yang dilakukan oleh semua kementerian, terutama Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian  Kesehatan,” ujar Dubes India.

Bantuan tersebut, imbuhnya, akan diterima oleh Palang Merah India di New Delhi, besok, Kamis (13/05/2021) waktu setempat.

Lebih lanjut, Dubes India menyampaikan bahwa negaranya saat ini menghadapi beban berat dari gelombang kedua COVID-19 yang memberikan tekanan serius terhadap fasilitas kesehatan serta mengakibatkan kekurangan peralatan medis khususnya oksigen, dan juga  obat-obatan.

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/vaksinasi-covid-19-capai-10-426-740-dosis/

https://www.jangkauan.com/vaksinasi-di-indonesia-tembus-10-juta/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments