Minggu, 28 November 2021

Guyonan Lift dan Tes Kesuburan

4 April 2021

Guyonan Lift

Bang Jangkau. Dahulu waktu Indonesia masih belum maju dan belum banyak gedung bertingkat, orang belum mengenal lift dan tangga berjalan. Seorang bapak yang sudah agak lanjut usia berjalan-jalan bersama anak dan istrinya di sebuah pusat perbelanjaan besar bertingkat di Jakarta. Sesampai didepan Lift, bapak dan anak tertegun heran melihat ada dinding terbuka dan tertutup sendiri.

Anak : Apa itu pak?

Bapak : Ndak tahulah nak seumur hidup bapak belum pemah lihat..

Kemudian mereka melihat didinding terbuka dan seorang nenek tua memasuki ruangan lift, dinding tertutup lalu ada tanda diatas menyala G,.l, 2 , dst sampai 7 berhenti kemudian tanda panah kebawah 6, 5, dst 1, G dan dinding terbuka. Keluarlah seorang wanita muda yag aduhai dan cantik.

Bapak : Nak,. . .buruan panggil ibumu kesini.. !!

Anak : Ibu, bu, sini cepetan!

Ibunya yang sedang melihat-lihat baju di toko yang tak jauh dari tempat mereka segera mendatangi.

Ibu : Ada apa?

Bapak: Cepeten masuk bu!,

Meski heran dan bingung sang ibu akhirnya masuk juga ke dalam lift. Satu, dua, tiga menit ….. Sang bapak dan anaknya menunggu dengan tegang. Lift tidak membuka seperti tadi, masih tertutup rapat. Karena tak sabar, sang anak lantas menggedor-gedor pintu lift. Tetap tak ada jawaban.

Sepuluh menit kemudian di saat mereka sedang kebingungan karena sang ibu tidak muncul-muncul, terdengar pengumuman, “ kepada bapak A dan Anak B, ditunggu ibu C di depan meja sekuriti Lantai 8. Terima kasih”.

Bapak dan Anak : ??????!!!!

Tes Kesuburan

Basir adalah pria yang sudah lama berumah tangga namun belum dikaruniai keturunan (anak), oleh karena itu dia konsultasi ke dokter. Kemudian dokter menyarankan agar dia diperiksa kesuburannya dengan test sperma di laboratorium. Dokter memberi botol kecil untuk diisi sperma lengkap dengan tutupnya agar tidak terkena kotoran /debu. Esoknya dia sudah datang lagi di laboratorium namun botol tetap kosong.

Dokter : Lho, kok botolnya kosong?

Basir : lya Dok. . .masih ada kendala

Dokter : Bagaimana ceritanya?

Basir : Begini dok, saya sudah coba pake tangan kiri tapi tidak bisa. . .lalu pake tangan kanan juga tidak bisa. Istri saya juga sudah coba malah pake digigit juga tidak bisa.

Dokter : Trus

Basir : Sebelum kesini saya minta tolong tetangga saya, ternyata juga tidak bisa!

Dokter : Walah. . .kok pake minta tolong tetangga, gimana jadinya?….

Basir : Makanya saya terus kesini barangkali dokter bisa buka tutup botolnya..

Dokter : Oooo….!???

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments