Sabtu, 16 Oktober 2021

Breaking News! Kapal Selam Nanggala Loss Contact di Perairan Bali

21 April 2021
KRI Nanggala 402, dikabarkan hilang di Perairan Bali (Foto: IStimewa)

Jangkauan-Bali. Sebuah kapal selam milik TNI AL jenis Cakra yaitu KRI Nanggala 402 dikabarkan loss contact (hilang kontak) di perairan Bali, Rabu (21/4/2021). Keberadaan kapal selam buatan Jerman tahun 1982 ini, keberadaannya sampai kini belum diketahui. Kapal dilaporkan hilang di perairan sekitar 60 mil dari utara Bali sekitar pukul 03.00 Wita.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (21/4/2021), TNI AL sedang mengecek keberadaan salah satu kapal selamnya. Kapal selam itu tidak melapor kembali usai latihan. Juru Bicara TNI AL menyatakan kapal selam itu sedang mengikuti latihan rudal di perairan Bali Utara. Namun, kapal selam itu tidak menyampaikan hasil latihannya.

Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono mengatakan KRI Nanggala 402 sedang mengikuti latihan penembakan torpedo. Mendadak, kapal itu tidak merespons panggilan.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/tni-al-bangun-stasiun-bantu-kapal-selam-di-natuna/

“Setiap latihan pasti ada komunikasi antara unsur di atas air dan bawah air. Saat komunikasi itu tidak terjadi, maka kita mencari, kok tidak ada laporan di unsur bawah air. Lost contact,” kata Kadispenal seperti dikutip dari detik.

KRI Nanggala 402 merupakan kapal selam kedua dalam jenis kapal selam kelas Cakra. Kapal ini merupakan kapal kedua yang menyandang nama Nanggala dalam jajaran TNI AL. KRI Nanggala termasuk dalam armada pemukul TNI Angkatan Laut. Kapal selam lain dalam kelas Cakra adalah KRI Cakra (401).

Baca juga : https://www.jangkauan.com/inilah-profil-kapal-selam-terbaru-indonesia-kri-alugoro-405/

Kapal selam ini memiliki berat selam 1,395 ton. Dengan dimensi 59,5 meter x 6,3 meter x 5,5 meter. Ditenagai oleh mesin diesel elektrik, 4 diesel, 1 shaft menghasilkan 4,600 shp. Sanggup mendorong kapal hingga kecepatan 21,5 knot. Kapal selam ini diawaki oleh 34 pelaut dan dipersenjatai dengan 14 buah terpedo buatan AEG, diincar melalui periskop buatan Zeiss yang diletakan disamping snorkel buatan Maschinenbau Gabler

Dilihat dari isian kapal,  KRI Nanggala digerakan oleh motor listrik Siemens jenis low-speed disalurkan langsung (tanpa gear pengurang putaran) melalui sebuah shaft ke baling-baling kapal. Total daya yang dikirim adalah 5000 shp (shaft horse power), tenaga motor listrik datang dari baterai-baterai besar yang beratnya sekitar 25% dari berat kapal, baterai dibuat oleh Varta (low power) dan Hagen (Hi-power). Tenaga batere diisi oleh generator yang diputar 4 buah mesin diesel MTU jenis supercharged.

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/menhan-prabowo-resmikan-kapal-selam-alugoro-405/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments