Sabtu, 27 November 2021

BKN Tetapkan Kenaikan Pangkat Anumerta PNS Korban Nanggala 402

4 May 2021
PNS Suheri, satu-satunya PNS korban tenggelamnya KRI Nanggala 402 (Foto : istimewa)

Jangkauan-Jakarta. Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengonfirmasi kenaikan pangkat salah satu korban tenggelamnya KRI Nanggala 402 .Korban bernama Suheri, pegawai negeri sipil (PNS) dengan jabatan terakhir Kepala Subbag Senjata Khusus Torpedo, Bagian Ujicoba di Arsenal Dinas Materiel Senjata dan Elektronika Angkatan Laut (Dissenlekal) Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal).

Direktur Status dan Kedudukan Kepegawaian BKN Paryono mengatakan bahwa Kemenhan telah mengajukan usulan tewas atas nama PNS Suheri. Terkait hal tersebut, BKN telah menindaklanjuti status kepegawaian korban

Paryono juga menyebutkan penetapan status kepegawaian dilakukan dengan mengacu pada ketentuan tentang Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi ASN.

“BKN sudah menerbitkan rekomendasi tewas untuk dipergunakan Instansi dalam menerbitkan surat penetapan tewas,” katanya dalam keterangan persnya, Senin (3/5/2021 seperti dilansir dari sindonews.

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/presiden-berikan-penghargaan-kenaikan-pangkat-untuk-53-awak-nanggala/

https://www.jangkauan.com/menhan-prabowo-pimpin-penganugerahan-kplb-untuk-awak-nanggala/

Kemudian surat tewas telah ditindaklanjuti BKN dengan menerbitkan Pertimbangan Teknis (Pertek) Pensiun Janda/Duda dan penetapan Kenaikan Pangkat Anumerta.

“Kenakkan pangkat anumerta yakni kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari Golongan/Pangkat Penata Muda Tingkat I (III/B) menjadi Penata (III/C),” ungkapnya.

Lebih lanjut Paryono menjelaskan bahwa mengacu pada PP No.12/2002. Dimana PNS yang dinyatakan tewas diberikan Kenaikan Pangkat Anumerta setingkat lebih tinggi.

Suheri adalah sosok satu-satunya PNS yang berada di kapal selam KRI Nanggala-402. Ia bukan sosok PNS sembarangan. Warga Jalan Bronggalan Sawah IV, Kelurahan Pacarkembang, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, Jawa Timur dikenal adalah sosok yang ahli senjata torpedo. Hal inilah yang menjelaskan, kenapa Suheri bisa berada di kapal selam KRI Nanggala-402.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/tni-al-tidak-benar-kri-nanggala-kelebihan-muatan/

https://www.jangkauan.com/presiden-temui-keluarga-awak-kri-nanggala-402/

Dikutip dari akun Instagram Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Suheri adalah seorang PNS di lingkungan TNI-AL.  Pria kelahiran Gresik tersebut menjadi PNS sejak 1991.

Suheri terakhir kali menjabat sebagai Asembling-Diasembling pada Subbag Senjata Khusus Torpedo, Bagian Ujicoba di Arsenal Dinas Materiel Senjata dan Elektronika Angkatan Laut (Dissenlekal) Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal).

Keahliannya di bidang senjata dan amunisi pada kapal perang, khususnya torpedo, membuat Suheri selalu diikutsertakan dalam banyak kegiatan satgas. Dalam postingannya, akun Kemenpan-RB turut berbangga pernah memiliki PNS yang berperan penting dalam persenjataan torpedo di setiap operasi kapal selam RI.

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/asabri-salurkan-santunan-rp207-miliar-bagi-keluarga-kri-nanggala/

https://www.jangkauan.com/5-kapal-perang-kawal-tabur-bunga-untuk-awak-nanggala/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments