Sabtu, 27 November 2021

Aksi Penembakan Brutal KKB Papua, Satu Warga Sipil Tewas

3 June 2021
Evakuasi korban penembakan KKB Papua (Foto: Istimewa)

Jangkauan-Timika. Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat ( TPNPB ) sayap militer Organisasi Papua Merdeka ( OPM ), yang akrab disebut teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali beraksi di Kabupaten Puncak, Papua.

Mereka kali ini melakukan aksi penembakan brutal , hingga menewaskan satu orang warga sipil, Kamis (3/6/2021). Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia membenarkan peristiwa itu. Warga sipil bernama Habel Halenti (30), tewas setelah ditembak anggota teroris KKB di Kampung Eromaga, Distrik Omukia.

Nyoman Punia menerangkan, awalnya korban bersama rekannya berangkat dari camp karyawan di Kompleks Pancuran, Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga, sekitar pukul 12.30 WIT. Mereka menuju ke arah Kampung Eronggobak, Distrik Omukia, hendak membeli babi. Mereka menggunakan mobil dinas jenis pikap dobel kabin milik Pemkab Puncak.

Selanjutnya sekitar pukul 13.00 WIT saat hendak kembali ke Ilaga, korban bersama rekannya yang bernama Muhammad Alif ditodong dengan senjata api di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, oleh anggota KKB yang berjumlah dua orang. Anggota KKB itu menggunakan satu pucuk senjata laras pendek dan satu pucuk senjata laras panjang.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/tni-polri-masih-sisir-persembunyian-kkb-papua/

https://www.jangkauan.com/buru-kkb-400-prajurit-yonif-315-diberangkatkan-ke-papua/

Saat itu juga korban sempat berteriak ‘ampun komandan’, namun langsung ditembak satu kali oleh seorang anggota KKB yang menodong senjata. Akibat ketakutan, rekan korban Muhammad Alif langsung melompat ke dalam mobil, kemudian mobil tersebut bergegas pergi meninggalkan lokasi kejadian.

“Tapi masih mendapatkan tembakan yang mengenai pintu mobil, namun tidak mengenai penumpang yang berada di dalam mobil,” kata Nyoman. Kemudian rekan korban di dalam mobil tersebut menuju ke Polsek Ilaga , dan melaporkan kejadian tersebut.

Sekitar pukul 14.00 WIT personel gabungan TNI-Polri yang dipimpin Kapolres Puncak, langsung berangkat dari Mapolres menuju lokasi kejadian. Namun, pada saat tiba di lokasi kejadian, rombongan TNI-Polri justru ditembak KKB yang sudah menunggu.

“Sempat diganggu oleh kelompok KKB sebanyak tiga kali dan terjadi kontak tembak sekitar 15 menit. Hingga akhirnya gabungan personel TNI-Polri berhasil mengevakuasi korban ke Puskesmas Ilaga,” kata Nyoman Punia.

Korban warga sipil tersebut mengalami luka tembak pada leher bagian kanan hingga tembus ke mulut, dan terkena rekoset pada bagian bahu kiri. Mobil pikap milik Pemkab Puncak juga terkena tembakan pada bagian kanan.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/kapolri-dan-panglima-tni-beri-arahan-satgas-buru-kkb-papua/

https://www.jangkauan.com/penanganan-kkb-berubah-kedepankan-pendekatan-kesejahteraan/

https://www.jangkauan.com/menkopolhukam-hanya-8-persen-yang-tolak-otsus-papua-diperpanjang/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments