Minggu, 28 November 2021

Agar Tetap Bertahan Hidup, Marinir Indonesia dan Amerika Makan Ular

13 June 2021
Prajurit Intai Amfibi Marinir menjelaskan salah satu teknik bertahan hidup dengan memanfaatkan binatang hutan (Foto : Sindo/Ali Masduki)

Jangkauan-Banyuwangi. Personel pasukan khusus dari dua negara yaitu prajurit Intai Amfibi Korps Marinir TNI AL dan United States Marines Corps (USMC) Reconnaissance Unit kehabisan bekal makanan di Hutan Gunung Tumpang Pitu Lampon, Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur. Alhasil untuk bertahan hidup mereka dipaksa makan tanaman liar dan ular hasil tangkapan.

Kejadian tersebut merupakan salah satu materi Jungle Patrol, dalam latihan bersama Reconex 21-II, Minggu (13/6/2021).  Latihan ini untuk meningkatkan kemampuan prajurit Marinir kedua negara, agar mampu melaksanakan tugas operasi perang di hutan.

“Melalui latihan ini, diharapkan akan terbentuk kemampuan prajurit yang profesional, handal dan mampu mengatasi tuntutan tugas di segala bentuk medan, maupun cuaca secara cepat dan senyap,” tegas Paopslat Reconex 21-II, Lettu Mar. Eko S.S. Putra.

Jungle Patrol Marinir Indonesia dan Amerika di Hutan Banyuwangi (Foto : Sindo/Ali Masduki)

Untuk meningkatkan kemampuan tersebut, kedua unit pasukan khusus dari kedua negara yang terlibat dalam latihan bersama Reconex 21-II menggelar latihan Jungle Patrol di Hutan Gunung Tumpang Pitu Lampon, Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur di mana materinya antara lain menembak lorong, visual tracking dan cara bertahan hidup di hutan (jungle survival).

“Marinir kedua negara dibagi menjadi beberapa tim untuk saling bergantian melaksanakan materi latihan. Mereka sangat berhati-hati melangkah dalam mencari jejak musuh yang berlari ke dalam bukit dan semak hutan. Begitu terlihat, mereka langsung melumpuhkan musuh ,” katanya.

Komandan Satgaslat, Letkol Mar. Supriyono menambahkan, Jungle Patrol ini dilaksanakan dalam rangka untuk mengasah naluri tempur Marinir kedua negara, yang dihadapkan dengan medan hutan lebat dan berbukit. Selain itu juga untuk meningkatkan profesionalisme komandan tim dalam memanuverkan prajuritnya.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/marinir-indonesia-dan-amerika-taklukan-gelombang-besar-pantai-lampon/

Pada materi survival, lanjutnya, prajurit Intai Amfibi Korps Marinir menjelaskan tentang cara bertahan hidup di hutan dengan memperkenalkan berbagai jenis tanaman hutan yang bisa dimakan secara langsung (tanpa harus dimasak terlebih dulu), dan yang tidak bisa dimakan, serta memperkenalkan sekaligus mempraktikkan cara menangkap dan memasak sejumlah binatang buas, antara lain biawak dan ular.

Teknik memasak ala jungle survival (Foto: Sindo/Ali Masduki)

Prajurit Marinir Amerika, cukup antusias dalam mengikuti materi latihan yang diberikan prajurit handal dari Korps Marinir TNI AL tersebut. Meski mulanya terlihat agak geli, ada beberapa prajurit Marinir Amerika, terus melakukan tekadnya untuk mencoba mencicipi sejumlah botani dan hewani yang telah dicontohkan terlebih dulu oleh prajurit Korps Marinir TNI AL, bahkan beberapa di antara mereka ada yang mencoba menangkap ular.

Latma Reconex 21-II merupakan serial pertama antara Korps Marinir TNI Angkatan Laut bersama USMC yang melibatkan satuan Intai Amfibi Marinir dengan Reconnaissance Unit dengan materi mengenai operasi intai amfibi.

Latihan bersama ini dibagi menjadi dua tingkat yaitu Reconex 21-I Team Level yang dilaksanakan di Camp Pendelton Amerika Serikat dan Reconex 21-II Platoon Level yang dilaksanakan di Puslatpurmar 5 Baluran Karang Tekok, Situbondo dan Puslatpurmar 7 Lampon, Banyuwangi, Jawa Timur.

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas dan kemampuan satuan Intai Amfibi Korps Marinir TNI Angkatan Laut dan USMC Reconnaissance Unit melalui latihan teknis dan taktis serta latihan satuan setingkat peleton dengan fokus pada operasi intai amfibi.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/marinir-indonesia-dan-amerika-berlatih-perang-kota-di-situbondo/

https://www.jangkauan.com/prajurit-yontaifib-2-marinir-perdalam-kemampuan-fastrope-dan-stabo/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments