Sabtu, 27 November 2021

Acungkan Pedang, Terduga Teroris Ditembak Mati di Makassar

17 April 2021
Kabag Penum Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.(Foto : Dok. Divisi Humas Polri)

Jangkauan-Jakarta. TimDensus 88 AntiterorPolri melakukan tindakan tegas terukur terhadap terduga teroris MT (49) di Makassar. Tindakan tegas dilakukan Polri dikarenakan MT mengacungkan dua buah pedang kepada petugas saat dilakukan penangkapan, Kamis (15/4) kemarin.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan membeberkan alasan tindakan tegas yang dilakukan Polri terhadap MT saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (16/4).

“Saat melakukan penangkapan tanpa diduga salah satu terduga atas nama MT (49 tahun) melakukan perlawanan dengan sangat agresif, dengan membawa atau mengacungkan dua buah pedang yang cukup panjang dan melakukannya membabi buta terhadap petugas,” jelas Ramadhan seperti dilansir dari republika.

Baca juga :

https://www.jangkauan.com/kapolri-60-terduga-teroris-diamankan-30-di-makassar/

https://www.jangkauan.com/terduga-teroris-condet-bekasi-siapkan-bom-berdaya-ledak-tinggi/

Adapun keterlibatan MT dalam kasus terorisme, menurut Ramadhan, yang bersangkutan adalah anggota Jamaah Ansharud Daulah (JAD) wilayah Makassar, kelompok Vila Mutiara.

Sehingga tentunya MT terkait dengan aksi bom bunuh diri di depan gereja Katedral, di Makassar, pada 28 Maret 2021 lalu. Kemudian MT juga seorang mantan napi teroris yang dihukum pada tahun 2013 dan dibebaskan pada tahun 2016.

Lihat juga :

https://www.jangkauan.com/seorang-terduga-teroris-ditembak-mati-di-mabes-polri/

“Kemudian yang bersangkutan terlibat aksi pelemparan bom pada saat kampanya salah satu calon gubernur SYL.  Yang bersangkutan juga mengikuti kajian daulah yang di pimpin ustadz B,” ungkap Ramadhan.

Kemudian, kata Ramadhan, MT melakukan tindakan-tindakan i’dad dan melakukan perburuan di Pangkeb. Selain itu, MT disebut bagian dari perkumpulan yang dilakukan pengkajian-pengkajian di Yayasan Arridho di Villa Mutiara.

Dari penangkapan ini, Tim Densus 88 Antiteror Polri mengamankan barang bukti dua buah pedang panjang milik dari tersangka.

“Penyidik Densus 88 telah mengamankan tersangka teroris hingga sampai saat ini Densus 88 pasca ledakan bom bunuh diri sudah mengamankan 31 tersangka terorisme di wilayah Makassar dan sekitarnya,” ucap Ramadhan. 

Lihat juga :

https://www.jangkauan.com/polri-tangkap-5-teroris-jamaah-ansharut-daulah/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments