Minggu, 25 Juli 2021

Aburizal Bakrie Disuntik Vaksin Nusantara

16 April 2021
Aburizal Bakrie menerima suntikan naksin nusantara langsung dari mantan Menkes Terawan Agus Putranto (Foto : Istimewa)

Jangkauan-Jakarta. Tokoh senior Partai Golkar Aburizal Bakrie tidak terpengaruh dengan derasnya protes legalitas vaksin nusantara. Pada Jumat (16/4/2021) ini, Aburizal yang akrab dipanggil pak Ical mengikuti proses pemberian vaksin nusantara. Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto sang penggagas vaksin nusantara ini turun langsung menyuntikkan vaksin tersebut.

Juru Bicara Aburizal Bakrie, Lalu Mara Satria Wangsa menjelaskan, Terawan turun langsung dalam proses penyuntikan tersebut. Adapun Aburizal disuntik sekira pukul 14.00 WIB. “Pak Ical sudah disuntik vaksin nusantara pukul 14.00 WIB tadi di RSPAD,” ungkapnya, Jumat (16/4/2021) sore seperti dilansir dari sindonews.

Baca juga :

https://www.jangkauan.com/ternyata-pemberian-vaksin-nusantara-berbeda-dengan-sinovac/

https://www.jangkauan.com/anggota-dpr-jadi-relawan-vaksin-nusantara/

Lalu Mara menjelaskan, selepas divaksin Aburizal turut mendoakan agar vaksin yang digarap oleh anak bangsa dapat berhasil, termasuk Vaksin Nusantara. Menurutnya, kalau hal tersebut berhasil, yang diuntungkan adalah masyarakat sendiri, dan oleh karenanya tak perlu dipertentangkan.

“Pak Ical mendoakan agar apa yang dikerjakan Pak Terawan dan tim berhasil. Pak Ical juga berharap vaksin-vaksin lain yang digagas oleh putera bangsa seperti vaksin merah putih berhasil. Kalau berhasil kita semua yang diuntungkan, jadi tak usah dipertentangkan,” jelasnya.

Lihat juga :

https://www.jangkauan.com/presiden-dorong-d-8-dukung-vaksin-multilateral/

https://www.jangkauan.com/bulan-ramadhan-vaksinasi-jalan-terus/

Aburizal, kata Lalu Mara juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Baik bagi yang telah divaksin maupun belum.

“Berharap masyarakat tetap disiplin melaksanakan prokes. Baik yang sudah di vaksin maupun belum, masyarakat bisa bebas dari Covid-19,” tuturnya.

Lihat juga :

https://www.jangkauan.com/bpom-vaksin-nusantara-tidak-memenuhi-kaidah-klinis/

https://www.jangkauan.com/tim-peneliti-beberkan-keunggulan-vaksin-nusantara/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments