Kamis, 20 Januari 2022

34 Kapal Dikerahkan ‘Save Nanggala-402!!!’

23 April 2021
KRI Rigel 933 ikut ambil bagian dalam misi penyelamatan KRI Nanggala 402 (Foto : istimewa)

Jangkauan-Bali. Upaya penyelamatan Kapal Selam Nanggala 402 benar-benar dimaksimalkan. Sebanyak 34 kapal akan dikerahkan untuk mencari dan menyelamatkan kapal selam yang hilang dan loss contact pada Rabu, 21 April 2021.

Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan 21 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk melakukan pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan Bali pada Rabu, 21 April 2021 dini hari. 

Polri juga mendukung dengan mengerahkan 4 kapal polisi (KP) yaitu KP Gelatik-5016, KP Enggang-4016, KP Barata-8004, dan KP Balam-4017. Sedangkan Basarnas kirim 4 kapal KN SAR Antasena 234 yang bergerak dari Surabaya dan KN SAR Arjuna 229 standby di Banyuwangi, KN SAR Wisnu 103 bertolak dari Jakarta masih dalam perjalanan menuju lokasi, dan KN SAR Kamajaya yang berangkat dari Makassar.  

Baca juga : https://www.jangkauan.com/breaking-news-kapal-selam-nanggala-loss-contact-di-perairan-bali/

https://www.jangkauan.com/begini-misi-rumit-penyelamatan-kru-kapal-selam/

Sedangkan dari negara sahabat  tercatat 5 kapal yang siap memberi dukungan dan sedang dalam perjalan ke Bali yaitu MV Swift Rescue (Singapura), MV Mega Bhakti (Malaysia), HMAS Ballarat dan HMAS Sirius (Australia) serta SCI Sabarmati (India).  Total 34 kapal yang dikerahkan untuk menyelamatkan KRI Nanggala 402. Jumlah ini ditengarai akan terus bertambah menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan.

“Dari 21 KRI yang kerahkan untuk mencari KRI Nanggala-402 salah satunya adalah kapal selam KRI Alugoro-405. Selain 21 KRI yang melakukan pencarian TNI juga dibantu beberapa kapal dari Polri dan Basarnas,” kata Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad, saat memberikan keterangan pers dihadapan awak media terkait hilangnya KRI Nanggala-402, bertempat di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Bali, Jumat (23/4/2021). 

 Berdasarkan laporan terakhir, KRI Rimau-724 mendeteksi satu titik magnet yang kuat. Selanjutnya TNI menerjunkan KRI Rigel-933 yang memiliki kemampuan sonar bawah laut untuk memastikan temuan KRI Rimau tersebut.

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/save-nanggala-402-2-kapal-malaysia-dan-singapura-otw-bali/

Menurut Kapuspen TNI saat ini fokus pencarian KRI Nanggala-402 berada di area ditemukannya tumpahan minyak dan deteksi benda bermagnet tinggi. Dengan begitu, diharapkan kapal selam dapat segera ditemukan. “Tim TNI AL saat ini masih menanti kehadiran KRI Rigel yang memiliki sonar. Dengan begitu, temuan benda magnet tinggi bisa dipastikan apakah itu kapal selam Nanggala atau bukan,” ujarnya.

“Tapi tentunya semua wilayah Perairan Utara Bali sedang dilakukan pencarian dengan mengerahkan sedemikian banyak peralatan atau kapal yang ada. Mudah-mudahan segala sumber daya yang ada kita kerahkan, bisa mempercepat untuk mengetahui posisi yang pasti,” pungkas Kapuspen TNI .

Lihat juga : https://www.jangkauan.com/menhan-prabowo-resmikan-kapal-selam-alugoro-405/

https://www.jangkauan.com/mengenang-tragedi-kapal-selam-rusia-kursk/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments