Rabu, 19 Januari 2022

23 Mei 2021: Cakupan Vaksinasi Capai 24,81 Juta Dosis

25 May 2021
Ilustrasi proses pemberian vaksin (Foto: istimewa)

Jangkauan-Jakarta. Pemerintah terus mengakselerasi laju vaksinasi COVID-19 guna mencapai kekebalan komunal (herd immunity). Hingga 23 Mei ini, cakupan vaksinasi yang dilaksanakan telah mencapai 24,81 juta dosis vaksin.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dalam keterangan persnya usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi COVID-19 yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Senin (24/05/2021), di Jakarta.

“Kita sudah melakukan vaksinasi 24,81 juta [dosis]. [Vaksin] tahap pertama 14,93 juta dosis dan tahap kedua 9,88 juta dosis,” ujar Airlangga yang didampingi oleh Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo dan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/ihme-kasus-kematian-covid-19-indonesia-melebihi-data-dilaporkan/

Guna memenuhi kebutuhan vaksinasi bagi masyarakat, pemerintah juga akan kembali mendatangkan vaksin COVID-19. “Akan tiba besok sebanyak 8 juta dosis bulk vaksin Sinovac. Sehingga total vaksin yang sudah kita terima adalah diterima 83,9 juta dosis,” ujar Airlangga.

Lebih jauh Airlangga mengungkapkan, pemerintah terus mewaspadai varian of concern virus COVID-19 dari luar negeri. Salah satunya adalah kasus klaster Kapal MV Hilma Bulker di Cilacap di mana 14 anak buah kapal (ABK)   positif COVID-19 varian B.1.617 dan sebagian sudah sembuh.

“Arahan Bapak Presiden bahwa untuk kapal dan pelabuhan diprioritaskan untuk dilakukan vaksinasi. Khusus untuk kapal yang pernah atau pun berasal dari India untuk dilakukan isolasi di kapal selama 14 hari,” ujarnya.

Sementara terkait Vaksinasi Gotong Royong yang telah diluncurkan 18 Mei lalu, Airlangga berharap pelaksanaannya juga dapat dipercepat dan ditingkatkan targetnya. Vaksinasi Gotong Royong ditujukan telah dilakukan di 27 perusahaan dan di 18 fasilitas kesehatan di wilayah Jakarta, Jawa Barat, Banten, Kepulauan Riau, dan Maluku. Hingga saat ini, telah didistribusikan 21.616 Vaksin Gotong Royong dengan menggunakan Vaksin Sinopharm.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/corona-22-mei-2021-total-1-769-940-kasus/

https://www.jangkauan.com/presiden-jokowi-tinjau-vaksinasi-gotong-royong-untuk-pekerja/

“Pemerintah menyambut baik pelaksanaan program vaksinasi yang juga dimulai yaitu Vaksinasi Gotong Royong melalui KADIN, dan tentunya ini diharapkan bisa dipercepat. Pemerintah berharap bahwa Vaksin Gotong Royong juga ditargetkan bisa ditingkatkan” ujarnya.

Selain upaya mengukseskan program vaksinasi, pemerintah juga selalu mengingatkan pentingnya disiplin protokol kesehatan (menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) serta mengintensifkan testing, tracing, dan treatment.

“Kita harus terus waspada bahwa penyakit ini (COVID-19) masih ada. Dan gelombang kedua dan ketiga terjadi di beberapa negara lain. Kita terus berharap bahwa kita mampu menangani COVID-19 dan mempercepat atau mengakselerasi vaksinasi,” katanya.

Baca juga : https://www.jangkauan.com/vaksinasi-covid-19-capai-10-426-740-dosis/

https://www.jangkauan.com/hari-ini-jokowi-tinjau-vaksinasi-massal-seniman-yogyakarta/

berita terkait
Komentar
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments